Minggu, 03 April 2016

[Geospasial] Berjalan

Gambar 1. Cuplikan Word Clouds blog ini dan di sebelah kirinya ialah foto si fulan yang lagi jalan
Enschede, 2 April 2016


Tema postingan kali ini mengangkat judul 'berjalan' dan tentusaja masih dikategorikan ke dalam pokok bahasan geospasial. Lagi-lagi bertanya kenapa? Berjalan secara dimensi keruangan ialah dari satu titik (waypoint) ke titik berikutnya yang tentu saja meninggalkan jejak dalam dimensi garis yang dikenal dengan tracking. Lain halnya jika kita sudah menentukan terlebih dahulu titik tujuan kita dan mengetahui titik-titik yang akan dilalui itulah yang dikenal dengan namanya route (rute). Istilah itu mengingatkan fulan pada saat menggunakan GPS Handheld dan pastinya berbeda dengan jaman saat ini yang menggunakan gadget berupa tablet/smartphone dan sejenisnya. Sistem navigasi dengan begitu mudahnya digunakan dan tersedia dalam berbagai aplikasi terlebih lagi gps tertanam pula di gadget tersebut.

Entah kenapa ketika memilih judul berjalan ini otakpun ikutan berjalan pula dalam menentukan arahan tulisan dan tujuan dari menulis kali ini. Hmmm...walaupun ide dasarnya ialah menampilkan hasil editan gambar fulan tampak belakang digabungkan dengan hasil word clouds yang kali ini udah difilter dan terlebih lebih menggambarkan konten blog ini. Bicara mengenai geospasial (dulu masih kenalnya dengan sebutan Peta) tidaklah lepas dari dimensi ruang dan waktu dan upaya kita menggambarkan atau menginformasikan ataupun mengelola kehidupan dunia secara nyata maupun kini dalam dimensi maya.

Yaps,,,dimensi maya inilah yang ternyata mampu menghubungkan antar belahan dunia bagai menembus batas. Perjalanan yang ditempuh oleh seseorang yang mungkin jika dilalui dengan berjalan kaki akan harus menyeberangi samudera, maka kini di era yang sedemikian pesatnya teknologi informasi komunikasi dapat dijembatani via dunia maya. Berikut beberapa cuplikan visualisasi konektivitas 'berjalan' di dunia:

Gambar 2.  today's global transportation system, for educational purposes only (http://www.globaia.org/temp/gts.jpg). sumber dari http://www.cartotalk.com/index.php?showtopic=7363
Selain Gambar 2 di atas tersedia juga berbagai visualisasi lainnya dari globaia yang dapat diakses di alamat berikut http://globaia.org/portfolio/cartography-of-the-anthropocene/ menggambarkan bagaimana 'berjalan' di era yang dinamis dan saling terhubung secara nyata dan maya :). Bahkan visualisasi persahabatan di facebook juga dibuat oleh Paul (*Paul is an intern on Facebook’s data infrastructure engineering team).
Gambar 3. Visualising Friendship. Sumber dari https://www.facebook.com/note.php?note_id=469716398919
Gambar 4. Submarine Cable Map. Sumber dari http://www.submarinecablemap.com/#/
Gambar 3 menceritakan visualisasi pertemanan di facebook, sedangkan gambar 4 menggambarkan pertemanan ala kabel bawah laut. Kesemuanya jika 'berjalan' dengan baik maka sistem dan roda akan terus berputar.

Kembali ke topik bahasan utama yaitu berjalan. Berjalan dapat dengan menggunakan berbagai 'alat' atau alas atau bahkan tanpa alas kaki...heuheu. Berjalan jauh ya menggunakan alat transportasi, misal sepeda, sepeda yang menggunakan motor, hingga motor yang rodanya lebih dari dua :). Yuks, mencoba kemampuan knowledge graph google via mengetik kata berjalan di mesin pencari google (*diakses oleh fulan via laptopnya pada tanggal 2 April 2016 pukul 11:00 waktu enschede).

Gambar 5. hasil pencarian kata 'berjalan' di mesin pencari
Gambar 5 di atas menunjukkan hasil pencarian dan hasil menakjubkan. Mari cermati dari gambar, maka dapat dilihat adalah berjalan dengan alas baik di atas tanah ataupun rerumputan dengan berbagai kecepatan yang berbeda dan tujuan yang berbeda. Ternyata pula ada wiktionary semacam kampus ala wiki dan di dalamnya menjelaskan ber+jalan :). Di bawahnya lagi ternyata menduduki peringkat pencarian ialah rahasia berjalan dan wikipedia tidak kalah pula mengupas berjalan ke barat di waktu pagi hari. Kembali lagi kita bertemu dengan dimensi waktu ketika berbicara tentang dimensi ruang (berjalan-perpindahan dari satu tempat(ruang) ke tempat lain(ruang)). Nah ini, dua cuplikan video di youtube mengupas kisah unik dimana ada misteri mayat hidup berjalan dan pohon bisa berjalan, di ruang kebumian yang berbeda yaitu tana toraja dan ekuador.

Saking isengnya si fulan, kemudian dia klik pilihan Maps dan ditemukanlah nama toko yang menggunakan kata 'berjalan' dan 'disimpan' oleh 'google gasetir' :). Lengkap dengan informasi dan nomer telpon si empunya (ada di daerah Cikarang). Silahkan dicoba sendiri yaw. Berhubung malam semakin larut dan tidaklah memungkinkan untuk berjalan tanpa berhenti, kalau ada lampu merah khan mesti berhenti dahulu.

Bunga kuncup kejatuhan durian, rasanya cukup dan sekian.
Maaf jika tidak memenuhi harapan, karena harap-harap cemas itu cukup mendebarkan.
Makan rujak sambal pepaya, Kalau gak enak jangan dibaca ya...

Sekian celoteh fulan, akan dilanjut di sela keisengan lainnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar