Minggu, 21 Februari 2016

[Geospasial] Aku Belajar Mengenal Ruang dan Waktu

[Geospasial] Aku Belajar Mengenal Ruang dan Waktu


Enschede, 21 Februari 2016

Postingan ini muncul karena kesalahan dalam menghapus postingan terakhir kali di posting di blog ini dan tidak adanya menu undo delete terhadap postingan. Untuk menutupinya maka mulailah merangkai postingan terkini. Hmm...mungkin inilah jalan untuk mulai belajar (lagi) membaca dan menulis.

Sembari mencoba menuliskan apa yang hendak ditulis di dalam blog ini, sebut saja namaku fulan (sebagai aktor utama dalam kisah kali ini). Fulan mengawali menulis dalam wujud blog untuk dibagikan di dunia nyata di saat fulan sering terduduk di depan layar dan berusaha menikmati ruang dan waktu yang ada saat itu. Ya...ruang dan waktu. Itulah dimensi yang coba dikupas oleh fulan kali ini.

Mencermati berbagai postingan di dalam blog ini dari mulai postingan personal, penawaran alias promosi pelatihan, info-info dari situs lain, hingga si fulan pun memberanikan dirinya menuliskan geografi putra bumi. Geografi, kata ini ternyta membangkitkan fulan akan memori di saat dia hendak menuju tempat bimbingan di Kota Gudeg dan melihat sekumpulan mahasiswa sedang menghitung kendaraan yang lalu lalang di Bunderan UGM. Ya...jaket bertuliskan 'Geografi' itulah yang memantapkan pilihan fulan untuk menjadikan Geografi sebagai piliha kedua dalam ujian seleksi mahasiswa kala itu.

Waktu berjalan dan saat itu ketika membeli koran yang berisi pengumuman kelulusan ujian masuk kuliah. Nama fulan dan Geografi itu tertera, sujud syukur dan itulah kemudian yang menjadikan fulan menjalani dimensi baru di Yogyakarta. Belajar lebih dalam mengenai ruang dan waktu secara lebih nyata dari aspek keilmuan Geografi.

Ruang...saat menjadi mahasiswa yang tinggal di dalam kontrakan atau kos-kosan. Ruang dapat berarti kamar atau rumah dimana dia tinggal. Ruang lainnya ialah kampus dimana dia menikmati waktunya untuk belajar. Dimensi ruang ternyata dapat menjadi makin luas, terlebih jika dikaitkan dengan ruang hampa saat dimana teknologi komunikasi kala itu masih berupa telepon umum dan telepon kontrakan yang disegel. Masih terngiang di kepala fulan, dimana surat adalah sarana yang menghubungkan dan menembus dimensi hampa ruang dan waktu. Surat dari keluarga (Ayah, Ibu, dan adik-adik) yang berisi cerita dan menanyakan kabar serta acapkali disisipkan uang bulanan.

Menulis ini, bagai menembus dimensi ruang dan waktu masa lalu. Mengenang dan memutar ulang memori yang ada di dalam benak ini. Seraya mensyukuri segala nikmat dari Sang Maha Pemberi Kehidupan, Sang Maha Kuasa dan Penguasa Dimensi Ruang dan Waktu. 

Takkan cukup rangkaian kata ini, kini fulan sedang mendapatkan kembali kesempatan untuk belajar mengenal ruang dan waktu. Meski teknologi kini semakin canggih dimana tidak sekedar suara yang bisa menembus ruang dan waktu bahkan berupa gambaran realtime melalui video call. Tetap ada beda ruang dan waktu, hingga kadang dimensi hampa itu tetap hadir di antara ruang dan waktu.

Berbagai peristiwa atau fenomena yang terjadi di kisah tiap fulan dan fulana di muka bumi ini ialah rangkaian indah tulisan dari Sang Pencipta.

Hmm...lalu kembali bertanya. Geospasial itu apa? Kenapa dijadikan bagian dari judul postingan kali ini? Geospasial itu Geo bumi, spasial ruang, ruang kebumian dan itulah yang sedang fulan pelajari untuk mengenal kembali ruang dan waktu dari berbagai fenomena atau kejadian yang dialaminya.

Menulis sebagai upaya menembus dimensi ruang dan waktu :).

Gambar: Ilustrasi Dimensi Ruang dan Waktu ala Fulan (latar peta: googlemaps dan foto pribadi ajipp)


Salam,

Aji Putra Perdana



1 komentar: