Selasa, 30 Oktober 2012

[Toponimi] Pengumpulan, Pengelolaan dan Pemanfaatan Nama

[Toponimi] Pengumpulan, Pengelolaan dan Pemanfaatan Nama

Cibinong, 30 Oktober 2012

Nama, apalah arti sebuah nama. Apakah itu jeruk, anggur, apel itu adalah nama yang diberikan pada buah dengan karakteristik tertentu. Manusia memberikan nama untuk dirinya serta lingkungannya sebagai identitas dan memudahkan di dalam mengkomunikasikan suatu informasi. Kisah mengenai nama tiada hentinya akan selalu menjadi bagian cerita kehidupan manusia dari jaman dahulu kala hingga masa mendatang. Bahkan nama akan menjadi kunci membuka cerita masa lalu atau sejarah hingga berkaitan dengan budaya bangsa. Nama menjadi pintu kemana saja atau hal yang kita ketikkan di dalam mesin pencari ketika banyak tanya di dalam otak kita mengenai suatu obyek ataupun fenomena kehidupan.

Nama diberikan kepada suatu obyek atau fenomena dan tersebar sedemikian rupa dalam format informasi dari satu mulut ke mulut yang lain. Obyek di permukaan bumi memiliki nama atau di Indonesia dikenal dengan nama rupabumi atau nama geografi. Nama rupabumi dikumpulkan melalui survei lapangan yang melibatkan penyimpanan lokasi dan nama hingga informasi pendukung lainnya. Secara historikal, pengumpulan nama di Indonesia sejalan dengan kegiatan survei dan pemetaan untuk kegiataan pemetaan dasar rupabumi. Nama rupabumi adalah salah satu unsur utama di dalam peta rupabumi Indonesia, tanpa nama maka peta itu adalah peta buta. Secara peraturan (sila baca: perpres 112 trahun 2006) maka di Indonesia, nama itu seyogyanya dikumpulkan dari tingkat bawah kemudian informasi mengenai daftar nama akan dibawa ke tingkat provinsi untuk diverifikasi dan validasi di tingkat nasional oleh tim nasional. Oleh karena itu, pembekalan secara sungguh-sungguh, sosialisasi secara intensif sangatlah perlu dilakukan hingga ke level bawah yang hendaknya melaksanakan proses pengumpulan nama (sila baca: http://id.scribd.com/doc/110384596/FITISI2012-QuantumGIS-HanafiDkk atau http://id.scribd.com/doc/71870576/SimposiumNasionalSainsGeoinformasi2011-RBI-untuk-Validasi-Toponimi-AjiPutraPerdana atau http://id.scribd.com/doc/69669792/PN-75-RatnaAji-AsiaGeospatialForum2011).

Selain dikumpulkan, nama itu juga perlu dikelola sedemikian rupa sehingga tertata dan memudahkan kita dalam mengakses kembali nama serta pemanfaatannya untuk berbagai aplikasi. Nama rupabumi dikelola dalam sebuah basisdata nama rupabumi yang kemudian diolah menjadi daftar nama rupabumi atau gasetir (status gasetir rupabumi, sila baca: http://id.scribd.com/doc/110384386/01-StatusGasetirRupabumi-OK atau http://id.scribd.com/doc/110388512/PenyusunanPrototype-RatnaELiAjiPP-Scribd atau http://id.scribd.com/doc/110384570/FITISI2012-ModelBuilderGasetir-AjiPPDkk atau http://id.scribd.com/doc/71867046/SimposiumNasionalSainsGeoinformasi2011-Peluang-Tantangan-Gasetir-AjiPutraPerdana). Nama dimana asal mulanya dimanfaatkan untuk kepentingan pemetaan dan tertib administrasi, kini seiring perkembangan informasi dan teknologi geospasial, nama menjadi kunci utama di dalam pembangunan infrastruktur data geospasial (sila baca: http://id.scribd.com/doc/104362039/1455-AjiPutraPerdana-Presentasi-Toponym-in-the-Middle-of-Maps-and-Imagery).

Nama, kini dimanfaatkan dan diperlukan untuk berbagai aplikasi dan kebutuhan yang mendesak. Diantaranya ialah bencana, ketika terjadi bencana maka nama itu dicari dimana lokasinya dan kata kunci yang diketikkan pertama kali adalah nama untuk mengetahui dimana (sila baca: http://id.scribd.com/doc/104361296/1455-AjiPutraPerdana-Toponym-in-the-middle-of-Maps-and-Imagery-for-Disaster-Management atau http://id.scribd.com/doc/80723685/ICIG-GeoNames4DisasterManagement-Aji-Putra-Perdana-dkk atau http://id.scribd.com/doc/71871636/SimposiumNasionalSainsGeoinformasi-Toponim-Pengelolaan-Wilayah-AjiPutraPerdana). The power of "WHERE" adalah kekuatan yang mampu dijawab oleh the power of "Geospatial Information". Informasi geospasial dasar dimana nama rupabumi adalah salah satu unsur utama di dalamnya menjadikan informasi geospasial sebagai kekuatan utama untuk menjawab problematika ruang kebumian dengan  pendekatan geografi.

Silahkan kita cermati di dunia maya ini, bagaimana nama itu semakin berarti :).
Sila buka google earth, google maps, wikimapia, bing maps, website berbasis gis, atau gis ber-website, situs bencana ber-gis, geoportal nasional, dan sebagainya.

 #sekedarberbagicerita
 /app

*maaf sekedar sepintas lalu :)


Salam Geospasial Untuk Negeri,
 -----------------------------------
Terimakasih sudah membaca :),
Aji Putra Perdana

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar