Minggu, 25 September 2011

Bumi Panas, akupun kepanasan

Bumi Panas, akupun kepanasan

'Panas yang dirasakan, kekeringan yang terjadi...Hujan deras yang datang, kebanjiran yang melanda. Keduanya digabungkan tapi tak semudah membalikkan telapak tangan untuk dikatakan bahwa itu akibat perubahan iklim.', kata fulan.

'Banyak paper mengupas kekeringan dan kebanjiran, banyak kajian membahas hasil model banjir akibat musim hujan datang dan analisa wilayah yang kering ketika kemarau panjang tiba. Tapi penurunan skala (downscaling) hingga tataran nyata acap kali tidak menemui hasil yang menyentuh hingga ke bumi (baca: masyarakat yang mengalami).', celetuk thole.

Gambar 1. Land Surface Temperature (LST) and Sea Surface Temperature (SST) Bulan Agustus 2011
(Sumber :http://neo.sci.gsfc.nasa.gov)
Colorbar Land Surface Temperature (LST) 
Colorbar Sea Surface Temperature (SST)






Gambar 1 di atas adalah suhu permukaan daratan dan suhu permukaan laut seluruh permukaan bumi untuk kondisi suhu bulan Agustus 2011 yang diperoleh dari data perekaman siang hari citra satelit Terra-MODIS untuk Land Surface Temperature (LST) dan Aqua-MODIS untuk Sea Surface Temperature (SST).

Suhu permukaan daratan ialah sejauh mana 'panas'nya permukaan bumi yang menyentuh di lokasi tertentu. Permukaan dari sudut pandang satelit adalah apa pun yang dilihatnya ketika terlihat melalui atmosfer ke tanah. Ini bisa salju dan es, rumput di halaman rumput, atap bangunan, atau daun di kanopi hutan. Dengan demikian, suhu permukaan tanah tidak sama dengan suhu udara yang disertakan dalam laporan cuaca harian (data dari stasiun klimatologi). Sedangkan, suhu permukaan laut konon kabarnya memiliki pengaruh yang besar terhadap kondisi cuaca dan iklim di bumi ini.

Secara sederhana, bisa terlihat seberapa panasnya kondisi permukaan bumi saat ini (darat dan laut). Pantas saja aku kepanasan, ceplos thole pada fulan *gajelas*.

Cibinong, 25 September 2011

Aji Putra Perdana
Aji Putra Perdana_Colorbar :)








app-seribet http://www.scribd.com/aji_perdana_2 #upayabangkitmenulis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar