Selasa, 14 Juni 2011

Geografi: Ubiquitous

Geografi: Ubiquitous

Tulisan ini tergugah ketika membaca kata pengantar dalam majalah online Geospatial World Weekly. Kata ubiquitous, mengingatkan penulis saat salah satu Dosen Geografi UGM bertanya kepada mahasiswanya di perkuliahan Pengantar Geografi. Apa arti ubiquitous? Cukup susah untuk melafalkannya bagi lidah Jawa seperti saya, yubikuwitoz. Terlepas dari itu, adalah artinya yang cukup menarik dan menjadi inti dari fenomena geografi saat ini. Yakni: menjadi atau tampaknya dimana-mana pada satu waktu. Kata 'dimana' itulah kata yang seringkali kita pergunakan.

"We use the word ‘where’ often but we tend to ignore geography which is all about ‘where’.", Prof Arus Dasgupta (http://www.geospatialworld.net 13th June 2011 Vol 7 Issue 24)

Lanjutan pengantarnya pun cukup menggelitik dunia geografi saat ini, yang sedang populernya dengan dunia geospasial, khususnya di Indonesia. Lahirnya UU IG dan problematika data geospasial saat ini dimana pengumpulan data sangat besar (BIG) dan dipertanyakan juga terkait data sharing dan kualitas datanya dimana diperbandingkan dengan data yang free online akses dan sebenarnya tidak ada kejelasan terkait kualitas datanya. Uniknya di negara demokrasi ini ialah sangat mudah mengkritik tapi acapkali tanpa memberikan solusi, di sisi lain ialah permasalahan publikasi/sosialiasasi atau bahasa sederhananya ialah komunikasi.

Jadi teringat pula bahwa sebenarnya perkembangan Teknologi Informasi Geospasial (TI) perlu pula memperhatikan huruf K (Komunikasi), sehingga TIK Geografi secara umum merupakan kombinasi atau integrasi yang diharapkan bisa menjadikan Geografi ada dimana-mana.

Petikan terakhir dalam Kata Pengantar Majalah Mingguan Online tersebut, semoga bisa menggugah rekan-rekan yang kini sedang asyiknya bermain dengan tanya "dimana?".

"Geography is a part of our existence; we take it for granted but we do not give it importance as a formal subject. Just as language and rudimentary mathematics are essential tools of social intercourse we need to make geography a part of this tool set. Let us make geography ubiquitous. ", Prof Arus Dasgupta (http://www.geospatialworld.net 13th June 2011 Vol 7 Issue 24)

Aji Putra Perdana
*berbahasa dalam kata yang berlari seenaknya sendiri, tanpa ada maksud tersembunyi hanyalah sekedar berbagi*

6 komentar: