Rabu, 01 Desember 2010

Keistimewaan DIY apakah Monarki ?

Keistimewaan DIY apakah Monarki ?

Pagi ini fulan kembali mendatangi dunia maya sejenak dan penasaran akan berita-berita yang berkumandang mempertanyakan Keistimewaan Yogyakarta ? Seperti ditulis di vivanews Sejak sebelum Indonesia merdeka, baru kali ini Keistimewaan Yogyakarta dipertanyakan. Kompas pun menulis Jangan pertanyakan Keistimewaan Yogyakarta.

Muncul pula gerakan di jejaring sosial Facebook :





Walaupun fulan bukanlah orang Jogja, akan tetapi hanyalah sesosok Mahasiswa yang tinggal di Jogja merasa bahwa Jogja itu Istimewa terlepas apakah sebenarnya fulan mengetahui sejarah jogja ataukan dia baru menyadari bahwa Sejarah sebaiknya tidak diputarbalikkan arah.

Ujung mulanya ialah kata-kata "monarki" yang dilontarkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Lantas fulan pun kembali penasaran apa itu Monarki ? teringat akan masa sekolah mendapatkan pelajaran Sejarah tentang Kerajaan bersifat Monarki.

Monarki, berasal dari bahasa Yunani monos (μονος) yang berarti satu, dan archein (αρχειν) yang berarti pemerintah. Monarki merupakan sejenis pemerintahan yang dipimpin oleh seorang penguasa monarki. Monarki atau sistem pemerintahan kerajaan adalah sistem tertua di dunia.

Perbedaan di antara penguasa monarki dengan presiden sebagai kepala negara adalah penguasa monarki menjadi kepala negara sepanjang hayatnya, sedangkan presiden biasanya memegang jabatan ini untuk jangka waktu tertentu.

sumber definisi Monarki : http://id.wikipedia.org/wiki/Monarki

Apakah perlu kita memperkeruh suasana ? marilah tenangkan diri dan jauhi emosi semata. Jalankanlah kebhinekaan INDONESIA, berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Dilihat dari lokasi geografis, wilayah Provinsi DIY merupakan kesatuan tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berada di satu tanah dan air yakni Pulau Jawa yang merupakan salah satu Pulau dengan penduduk terpadat dan aktivitas manusia yang luar biasa di INDONESIA. Alangkah kurang bijaksananya jika mempeributkan sesuatu yang sudah bersatupadu dalam keharmonisan, terlebih di tengah suasana pasca bencana menuju kembali BANGKITnya warga JOGJA yang terkena musibah serta di kala bencana sekunder merapi masih mengalir melalui aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

"Belajarlah dari kearifan lokal, bukan keegoisan global semata...", ujar fulan

Lokasi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta :

Lihat Peta DIY di peta yang lebih besar


* tulisan ini hanyalah selingan semata, lebih detilnya silahkan akses website yang terkait ataupun dari sumber yang lebih berkompeten*

Salam Jogja Never Ending Asia,

AJI PP

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar