Kamis, 12 Agustus 2010

Start August with Spirit of Life and "Puasa Ramadhan"

Start August with Spirit of Life and "Puasa Ramadhan"

Jogja, 12 Agustus 2010

Sebuah karya ditujukan kepada yang membaca...


Mengawali sebuah cerita dengan tulisan..."Alkisah"...

Alkisah, di sebuah kampus yang konon katanya kampus ternama di Nagari antah berantah dan tempat ilmu ditimba oleh para pelajar dari berbagai pelosok Nusantara beradalah si fulan, demikian kita sebut namanya. Fulan hari ini melalui kehidupannya dalam ruang dan waktu dan sekedar ingin mengucapkan "Tetap Semangat dan Sambut Kehidupan Baru dengan terus Bersyukur, Beribadah dan Berusaha yang terbaik di tiap langkah...Selamat Berpuasa di Bulan Ramadhan bagi Umat Islam yang menjalaninya..."

"Kehidupan tidak akan pernah kita duga akan mengalir bak air di sungai yang mempunyai aliran lurus hingga kelak mampu menggeras-gerus kiri kanannya, sehingga terbentuk meander-meander kehidupan. Membawa material endapan-endapan yang tersuspensi, membawa air dari atas pegunungan yang bercampur dengan berbagai limbah rumah tangga, lahan pertanian, limbah industri atau sekedar sampah-sampah plastik maupun non-plastik yang kita buang begitu saja ke dalam sungai. Walhasil, air mengalir sampai ke laut dan bermuaralah di dalamnya sisa-sisa pertahanan yang mengotori air hingga mempengaruhi kualitas air di wilayah pesisir dimana disitulah pertemuan antara fenomena yang terjadi di darat dan laut. Bak pertemuan antara hubungan horisontal dan vertikal dari kehidupan yang fulan jalani, hubungan dengan sesama manusia dan lingkungan serta hubungan dengan Sang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta Seluruh Alam Semesta dan Jagad Raya ini."
Ujar fulan saat terpaku di sudut meja di sebuah kampus...

Mari menata ruang dan waktu yang kita miliki dan diberikan oleh Sang Maha Penguasa Ruang dan Waktu dengan sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin, terlebih di Bulan Ramadhan yang penuh Rahmat, Ampunan dan limpahan Rizki...

Fulan bilang: "tulisan ini sekedar mengisi waktu untuk membangkitkan Semangat dalam MENULIS. Bismillah..."

Memetakan sebuah kota, tidak semudah yang dibayangkan ketika pasukan dan senjata yang digunakan tidak ditata sedemikian tupa sehingga di awal. Oleh karena itu, sebuah tahapan yang konon namanya ialah Tahap Persiapan (jika dalam penulisan atau tulisan laporan ilmiha, jurnal, dan lain sekawannya). Ya..tidak usah jauh-jauh, persiapan memang sangat diperlukan dalam tiap langkah kehidupan kit, coba lihat saja contoh sederhana dari si fulan yang biasanya dia menggunakan ikat pinggang dan ternyata dikarenakan dia terlalu terlena dengan kemalasannya untuk sekedar melakukan apa yang disebut dengan "tata-tata". Walhasil, celanan dipakainya tanpa keberadaan ikat pinggang.

Udah dulu...

*Maaf tulisan kali ini tidak memuat unsur yang menarik dibaca terkait pembelajaran geospasial, (*sok sedikit menyerempet) tidak ada maksud dan tujuan apapun, namun yang pasti tulisan kali ini ialah suatu upaya untuk membangkitkan gairah si penulis sendiri untuk bisa menulis ilmiah nantinya.

Terimakasih atas kesediaanya membaca...

Salam,
^app^

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing"
http://ajiputrap.blogspot.com/
http://geospatialvision.blogspot.com/
http://bumiwisata.blogspot.com/
http://gisresetutor.blogspot.com/ diganti dengan http://geospatialinfo.blogspot.com/
http://ajiputrap.wordpress.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar