Kamis, 01 Juli 2010

Memetakan (dunia) Mimpi di Bulan Juli

Memetakan (dunia) Mimpi di Bulan Juli

Jogja, 01 Juli 2010
Sepucuk surat bagi yang suka bermimpi

Sesaat sebelum terbangun dari tidurnya, seakan kita tersadar bahwa kita masih terlelap dalam tidur dan menikmati alam mimpi dimana kita bisa mengubah sekehendak kita dalam sadar keadaan lingkungan dimana kita berada di alam mimpi. Hal ini disebut sebagai "lucid dreaming" yakni sebuah mimpi dimana bahwa kita menyadari bahwa kita sedang bermimpi dan kita mampu mengubah kondisi di dunia mimpi tadi. Disinilah keadaan dimana ketika kita bangun, kadang mimpi itu masih terngiang-ngiang atau masih berada di sebagian otak kita yang merekam perjalanan spasial atau keruangan kita di sebuah dunia yang amat susah untuk digambarkan lokasinya di permukaan bumi ini.

Akantetapi, mari kita coba memetakan (dunia) mimpi kita (baca : penulis). Semalam sebelum tertidur kita belum memiliki rencana akan berkunjung ke (dunia) mimpi belahan utara atau selatan, bahkan tidak tahu dengan kendaraan apa kita akan menuju ke lokasi-lokasi imajinasi di alam mimpi tersebut. Seketika tiba di dunia mimpi, kita dihadirkan pada pilihan -pilihan yang biasanya kejadian di alam mimpi ini adalah kejadian yang mustahil di dunia nyata, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa itu bisa terjadi atau terjadi berkebalikan dengan yang dimimpikannya.

Keunikan dari kegiatan saat kita tidur lelap dan membiarkan tubuh kita beristirahat sejenak, sementara kita berjalan di bawah alam sadar ialah kegiatan ini hampir melibatkan seluruh jiwa kita bahkan mungkin hati kita, yang pastinya indra kita ikut bergerak di dalamnya. Lokasi-lokasi yang muncul ialah beberapa lokasi yang sudah terekam di dalam indera kita baik lokasi yang sudah pernah kita datangi, ingin kita datangi, yang sekedar kita lihat lewat visualisasi di gambar ataupun video atau televisi, bahkan lokasi imajinasi dunia khayalan kita yang tercipta lewat keindahan kemampuan kita berimajinasi yang luar biasa. Walhasil lokasi-lokasi tersebut kadang susah untuk dipetakan secara pasti menggunakan Global Positioning System (GPS) dengan koordinat x dan y (bujur dan lintang) hingga ketinggian, tentusaja ada pengecualian diman lokasi-lokasi mimpi yang kita kunjungi ada di permukaan bumi. Atau bisa saja kita membuat mental mapping dari mimpi kita, kemudian kita gambarkan pada sebuah bidang datar (bisa kertas ataupun lainnya yang dirasa datar dan bisa sebagai alas) dengan alat gambarnya.

Pagi tadi seorang bernama si fulan, bangun dari tidurnya dan dia mencoba menceritakan sebuah perjalanan mimpinya untuk dipetakan. Sungguh perjalanan yang luar biasa dimana si fulan terbang dari Yogyakarta dan tibalah si fulan di bandara CGK, karena ini alam mimpi hal yang tidak mungkin pun bisa terjadi. Seketika tiba di bandara CGK berubahlah bandara tersebut menjadi Stasiun Kereta Api dengan tujuan ke Bandung. Naiklah si fulan menuju ke Bandung dan dalam perjalanannya Kereta Api tersebut berhenti di sebuah perbukitan karena ada kerusakan mesin. Akhirnya, si fulan turun dan bertemu dengan sesosok bapak yang relatif tidak begitu berumur sedang tertidur lelap di atas becaknya.

Foto 1. Aji Putra Perdana (sekedar ilustrasi untuk tokoh si fulan) di Stasiun Kereta Api (kecil) Plabuan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang


Si fulan membangunkan si tukang becak, dan mengajak bapak becak untuk mengendarai becaknya menuju Yogyakarta Kembali melalui jalur pantai utara Jawa. Perjalanan pun berlanjut, melalui jalanan yang ramai hingga jalur yang sepi dan melewati pasar yang dihuni para penjaja dagangannya dan para calon pembeli. Menghitung waktu yang dilaluinya si fulan, terus merasa kelelahan, tiba-tiba dia tersadar (masih di alam mimpi) bahwa dirinya sedang mengayuh sepeda dan seorang bapak berada dibelakang membonceng si fulan. Tak kenal lelah si fulan pun terus mengayuh hingga hari demi hari dia lalui, tanpa tersadar (masih di alam mimpi) si fulan mencapai malam dimana dia merasa lelah.

Lokasi Stasiun Plabuan


View Stasiun Plabuan in a larger map

Dalam kelelahannya si fulan, menyandarkan sebuah sepeda seraya berucap kepada si bapak, mari kita istirahat sejenak perjalanan masih jauh. Tiba-tiba si fulan terbangun (masih di alam mimpi) dan sampailah si fulan di Yogyakarta, tepatnya di sebuah permukiman yang hampir dekat dengan lokasi tempat tinggalnya. Si fulan berjalan perlahan tapi pasti dan sampailah dia di rumahnya, ketika hendak mengetuk pintu; muncullah seorang Bapak (si tukang becak) sambil menunjukkan padanya sebuah buku tebal. Bapak tersebut meminta si fulan untuk membuka satu persatu dan membaca lembaran buku tersebut.

Si fulan menerima buku tersebut dan membukanya satu persatu (maaf si fulan tidak bisa membaca judul buku tersebut). Dimulai dari halaman satu, dua, tiga, hingga ribuan halaman hingga susah angka halaman tersebut dibaca. Si fulan pun menangis, sedih, gembira, ketawa, terharu, semua rasa seakan jadi satu. Buku itu adalah Buku Perjalanan Hidup si Fulan yang dilaluinya bersama orang-orang yang mengisi tiap ruang dan waktu. Si fulan segera bersujud (masih di alam mimpi) atas ketakjuban yang dia lihat. Maha Besar, Maha Suci Allah SWT dengan segala Keagungan-Nya.

Memetakan perjalanan di dunia nyata maupun di dunia mimpi adalah keindahan dan karunia kita sebagai manusia yang mempunyai cipta, rasa dan karsa. Mari raih mimpi yang indah dan jangan pernah takut pada mimpi yang tidak indah, karena sesungguhnya keindahan itu ialah kita yang memilihnya (kita berikhtiar) tentusaja dengan selalu bersujud syukur atas segala karunia kehidupan (kita juga berdoa).

Kepada Yang Mempunyai Mimpi Untuk Maju marilah terus berkreasi dalam ruang dan waktu.

*Maaf tulisan kali ini tidak memuat unsur yang menarik dibaca terkait pembelajaran geospasial, tidak ada maksud dan tujuan apapun, namun yang pasti tulisan kali ini ialah suatu upaya untuk membangkitkan gairah si penulis sendiri untuk bisa menulis ilmiah nantinya.

Terimakasih atas kesediaanya membaca...

Salam,
^app^

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing"
http://ajiputrap.blogspot.com/
http://geospatialvision.blogspot.com/
http://bumiwisata.blogspot.com/
http://gisresetutor.blogspot.com/
http://ajiputrap.wordpress.com/

2 komentar:

  1. baca postingan ini bikin bingung....

    jangan2 ini ditulis di dunia mimpi juga ya?? hehe..

    BalasHapus
  2. iya.,..aku juga bingung...btw terimakasih sudah membaca :)

    selamat tidur ya..semoga mimpi indah...

    BalasHapus