Jumat, 16 Juli 2010

Import dan/atau Export Blog

Import dan/atau Export Blog

Di sela-sela waktu yang disediakan, maka disempatkanlah untuk melakukan aktivitas secara cepat dan dirasa tepat yakni melakukan import dan/atau export blog.

Berhubung ada blog yang tidak bisa diakses via internet di kampus, maka blog http://gisresetutor.blogspot.com/ dipindahkan isinya ke http://geospatialinfo.blogspot.com/. Sekedar tulisan-tulisan lama yang masih berada di dunia maya dan sayang untuk dibuang walaupun tidak diketahui apakah memang betul-betul sayang. Ya..setidaknya, tiap rentetan kata yang terbaca masih bisa dilihat di papan tulis ala blog.

Yang disesalkan ialah import para followers yang telah bergabung tidak bisa ditarik secara otomatis ke blog yang terbaru. Aktivitas import export ini, berawal dari permasalahan susahnya diakses salah satu blog, dilanjutkan dengan rasa penasaran melakukan uji coba fasilitas blogger.com. Ternyata ketika muncul blog baru banyak menu yang menarik, maklumlah saya hanya sekedar pengguna blog yang menerima seadanya alias tidak menyempatkan waktu untuk merenovasi blog sedemikian rupa sehingga dan walhasil dengan menggunakan template yang ada ternyata masih cukup manis juga. Ada link to share ke beberapa media pertemanan online seperti t,f, dan google buzz, dimana di blog lama yang ini nich tidak ada, yang ada cuma post mail.

Keisengan hari ini dicukupkan sekian dulu, terimakasih kepada para pengunjung stand dongeng tidak jelas ini dan atas pesan kesannya. Sungguh menarik karena ada beberapa yang ternyata terbawa pada in the middle of nowhere dan bahkan ada yang ikut memetakan dunia mimpi (baca: ikut bermimpi). Ketika berkunjung ke blog mereka ternyata sungguh luar biasa, salut dan saya hanya bisa terkagum-kagum karena mereka adalah para blogger sejati, berbeda dengan saya tentunya yang hanya seorang penulis kata-kata yang terlintas di atas kepala dan melintas kemudian ditangkap oleh jari-jemari untuk dilontarkan di dunia maya.

Selingan cerita sedikit, ketika tadi ke kampus bertemulah dengan salah seorang staf pengajar. Di situ terjadilah perbincangan yang intinya mengarah kepada, dunia geospasial berkembang dengan sangat luar biasa dan hampir seperti virus yang secara cepat menjalar ke berbagai sektor ataupun bidang. Terlebih Indonesia, yang terkenal sebagai negeri yang kaya raya akan seumberdaya hayati yang tentusaja diikuti dengan kekayaan penyakit (*Semoga kita senantiasa diberi kesehatan). Walhasil berbagai peneliti melirik dan mengarahkan matanya melihat Indonesia sebagai potensi yang cukup luar biasa terkait mengkawinkan dunia geospasial dengan dunia kesehatan. Lihatlah saja bagaimana dunia kesehatan mencoba memetakan persebaran penyakit, angka kesakitan dan lain sebagainya, baik itu dilakukan oleh lembaga yang bertanggungjawab terhadap kesehatan maupun kerjasama-kerjasama atau proyek yang dilakukan oleh lembaga non-pemerintah serta akademisi.

Sungguh sangat luar biasa, apabila perkawinan dunia geospasial dengan dunia kesehatan ini memiliki sebuah forum yang tertata rapi sedemikian rupa sehingga kita akan memiliki database berbasis spasial terkait kesehatan dan dilanjutkan dengan penyelesaian permasalahan dengan pengambilan kebijakan yang tepat dan terarah. Tapi coba, lihatlah sekarang ini dimana masih-masih bergerak dengan jalannya sendiri-sendiri. Ya..sangatlah susah untuk melakukan sinkronisasi ataupun mungkin standarisasi karena mencapai kata mufakat itu cukup susah, sedangkan berdebat itu lebih mudah. Ya..semoga saja semuanya dapat bermanfaat bagi umat sehingga dunia dan seisinya tetap sehat walafiat.

Demikian celoteh hari ini, berimajinasi dalam tulisan tanpa arah juga sebenarnya dan kesimpulan serta saran dikembalikan kepada para pemerhati sekalian. Sekedar cuplikan gambar biar agak sedikit lebih seru, mari kita cermati gambar 1 di bawah ini yang memperlihatkan bebek yang mau diatur sedemikian rupa sehingga tertib dalam proses perjalanannya.

Bebek aja Bisa, bisakah kita !?!
Duck can do it, why we cannot ?!?
Gambar 1. Antrian bebek yang difoto oleh Aji Putra Perdana sewaktu mengunjungi tempat KKN adiknya di daerah Bantul pada tanggal 4 April 2007
Figure 1. Queue duck photographed by Aji Putra Perdana when visiting her sister in Bantul area on 4 April 2007

sumber : http://ajiputrap.blogspot.com/2009/11/spatial-learning-from-duck.html

Keep Learning and doing something for better future...

MERDEKA !!!

*Maaf tulisan kali ini tidak memuat unsur yang menarik dibaca terkait pembelajaran geospasial, (*sedikit menyerempet) tidak ada maksud dan tujuan apapun, namun yang pasti tulisan kali ini ialah suatu upaya untuk membangkitkan gairah si penulis sendiri untuk bisa menulis ilmiah nantinya.

Terimakasih atas kesediaanya membaca...

Salam,
^app^

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing"
http://ajiputrap.blogspot.com/
http://geospatialvision.blogspot.com/
http://bumiwisata.blogspot.com/
http://gisresetutor.blogspot.com/ diganti dengan http://geospatialinfo.blogspot.com/
http://ajiputrap.wordpress.com/

1 komentar:

  1. hwahaha...gambar bebek barisnya lucu...

    analogi yg cukup menarik, tp sepertinya kurang tepat. dunia geospasial vs dunia kesehatan dianalogikan bebek lg baris??? :)

    BalasHapus