Senin, 21 September 2009

Mohon Maaf Lahir Batin - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Gambar 1. Aji Putra Perdana menyampaikan ucapan maaf lahir batin...


Hari ini adalah hari ini, pertemuan kita terbentuk karena sejarah yang terukir di hari kemarin, dan hari esok semoga lebih baik dari hari kemarin dan hari ini…
Saling memaafkan dengan penuh ikhlas dan bukan hanya sebuah rangkaian kata di hari nan fitri adalah sesuatu yang hanya kita dan Maha Pencipta ketahui apa yang ada di lubuk hati ini…
Teringat akan sejuknya nafas yang terhirup sebagai karunia nikmat tak terhingga dari Ilahi Robbi…
Saya sesosok bernama Aji Putra Perdana memohon Maaf Atas Segala Khilaf…

Salam hormat,
Aji Putra Perdana
Pemalang, 21 September 2009

Selasa, 15 September 2009

September is the month...

September is the month...thole is not o'on

Thole kangen menulis di pertengahan bulan september ini tepatnya tanggal 15/09/2009 hari kedua dari tujuh hari yang ada jika perhitungan dimulai dari hari senin sebagai hari pertama. Badan masih capek terasa, pikiran seakan lelah merana, jiwa pun melanglang buana, roh masih menyatu dengan raga dan terbawa ke dunia maya.

Thole kembali bermain dengan kata-kata yang tersusun menjadi kalimat nyata. Bukan cerita bukan juga novel kehidupan yang Anda baca, akan tetapi hanyalah kata-kata acak tak beraturan tanpa arah jelas dan tujuan pasti yang bisa diterka. Mungkin panjang hingga tanpa koma ataupun terlalu banyak koma dalam rangkaian kalimat yang diakhiri dengan titik, hingga dianggap bahwa itu adalah satu kalimat cerita.

Paragraf yang terangkai pun, tak khayal tapi nyata-nyata tak berurutan tanpa adanya konektifitas atau ketersambungan antar paragraf. Bahkan satu paragraf bisa terdiri dari hanya satu kalimat atau pun dua, jika dan hanya jika thole menghendaki untuk memencet tombol ENTER pada keyboard, hingga terbentuk jeda antara kalimat yang awal dengan yang berikutnya dan terbentuklah paragraf baru dengan memungkinkan thole untuk menulis sesuatu yang baru lagi.

Menulis seperti ini bagaikan merangkai kata dan bercerita secara langsung terhadap monitor yang ada di depan mata, serta menyampaikannya melalui nada tak tiktuk tok suara keyboard yang terhentak akibat tekanan dari lembut hingga keras dari jari jemari thole.

Langkah thole menulis di blog post terhenti sejenak kala dentingan chating YM berbunyi, pertanda ada sapaan dari seorang teman. Proses chating pun berlangsung hingga blog pun ditinggal sesaat, ketika ada pengumuman di YM bahwa seseorang berkomentar atas status FB thole, thole pun tertarik untuk membuka tab FB yang beberapa saat lalu thole cuekin begitu saja kala asyik menulis di blog ini.

Berkutat dengan geospatial learning kembali, thole pun mencoba bangkit dan start to learn again and again. Berbagi itu menyenangkan, bekerja itu menakjubkan, belajar itu keharusan, tidur itu ada waktunya, istirahat atau get refresh itu perlu biar ga heng ato error, berfikir itu sudah keseharian, bertindak itu juga sudah jadi bagian, berlaku dengan sopan kalau tidak banyak kena tilang, alhasil FB, YM, GoBlogjadi bagian dari yang menyenangkan, menakjubkan, keharusan, ada waktunya, tindakan dan kelakuan harian thole, sopan dalam berkomentar dan menulis...hehe.

Belalang kupu-kupu, siang makan nasi kalau malam minum susu...eh tiba-tiba thole teringat lagu itu dan melintas di benaknya. Sontak pun terperanga, teringat akan belalang yang tersiksa, tergoreng bersama bumbu-bumbunya dan dinikmati manusia secara bersama-sama dalam rangka mencoba dan penasaran, kenapa belalang di jual di tepi jalan. Tertawar seharga sepuluh ribu rupiah serenteng kumpulan belalang yang diikat dalam setangkai paket belalang. Terbelilah tiga ikat yang terdiri dari kumpulan belalang. Belalang berjalan menyusuri jalan di dalam kendaraan kotak yang rusak pendinginnya. Dia mendengarkan riuh renyah dan ramai suara kendaraan dan manusia yang sedang asyik bercakap dan bercerita, kadang tertawa, mendengarkan cerita dan penuh cengkerama dengan berbagai topik yang aneka warna.

Beberapa belalang tampak tertidur dan berkeringat, beberapa lagi mengeluh dan tersiksa, beberapa lagi harap-harap cemas dan bertanya-tanya, akan dibawa kemana daku ?. Kendaraan berhenti manusia berhamburan keluar, namun belalang masih bergelantungan menanti dan menanti ketidakpastian. Hingga sore menjelang buka puasa di bulan ramadhan tahun 2009 ini, di kala matahari tenggelam dan adzan maghrib berkumandang, belalang terbawa menikmati desir pasir pantai yang berbisik kepadanya dengan pelan penuh alunan duka. Dia berkata, wahai belalang sebentar lagi kalian akan menuju telaga bumbu dan mengapung di atas panasnya minyak dalam penggorengan.

Beberapa belalang terpaku, beberapa lagi tak percaya, beberapa lagipun berdoa, semoga itulah yang terbaik baginya daripada dia terus tergantung dan terikat dalam paket belalang untuk dimakan. Manusia tak mendengar jerit rintih tangis belalang, karena suara belalang terlalu kecil dan semakin mengecil seiring suara gorengan di wajan mulai mengeras akibat beradunya panas dan bumbu yang mengolesi belalang. Bagai udang yang tergoreng belalang pun memiliki kandungan protein tinggi, demikianlah perbincangan yang ada di antara manusia. Belalang pun tersantap begitu nikmat dan masuk ek dalam kerongkongan hingga dasar perut tergelincir bersama air kelapa muda yang menyejukkan.

Demikian thole berkisah mengenai belalang yang digoreng, mencoba berkhayal dan imajinasi menjadi sesosok belalang. Capek juga menulis tanpa arah dan tujuan yang pasti dan jelas...hehe, demikian ungkap thole kepada Cakep yang barusaja kembali dari kesibukannya mencari yang belum ditemukan.

* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan imajinasi geospatial ala thole cakep*
-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

pelatihan sig oktober 2009

Pelatihan GIS/Kursus GIS

GeoVISI - GIS & IT Consultant

P.T. Geovisi Mitratama berkedudukan di Sidoarum Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.Yogyakarta, Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultansi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Teknologi Informasi.

Salah satu produknya ialah PELATIHAN, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Segala keunggulan Sistem Informasi Geografis (SIG),Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian sudah berkembang pesat dalam berbagai aplikasinya.

Teknologi yang berbasis komputer menuntut tersedianya sumberdaya manusia yang baik dalam penguasaan Sistem Informasi Geografis (SIG), Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing, hardware, software, manajemen data, dan analisa guna mendukung pemanfaatan SIG dan Penginderaan Jauh sesuai bidangnya.

Oleh karena itu, P.T. Geovisi Mitratama hadir menawarkan Pelatihan, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

------------------------------------------------------------------------------------------------
SEGERA !!! UPDATE BARU !!!

Pelatihan SIG Tingkat Lanjut di Minggu ke-3 Bulan Oktober 2009

Informasi lebih lengkap mengenai Pelatihan SIG dapat menghubungi :
P.T. Geovisi Mitratama
Alamat :
Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info[at]geovisi.com
http://groups.google.com/group/komunitas-gis

Rabu, 09 September 2009

Thanks to All @ 999

Gambar 1. Aji Putra Perdana say THANKS,,,


Thanks to All

Sebuah ucapan syukur dan terima kasih Aji Putra Perdana beserta tokoh utama blog ini Cakep dan Thole dihaturkan untuk semua teman, kerabat, kolega, boz-boz semua, partner, saudara-saudari, sohib, sobat, dari kenal di sekolah, di rumah, di perjalanan, di kantor, di dunia kerja, dunia gaul (red. pergaulan), dunia seni (tanpa pembelajaran kesenian)...
Thanks juga tuk teman2x di dunia FB, yang udah menulis begitu banyak di temboknya
Aji Thole Cakep...hehe

Wish You All The BEst Too,,,

Aji Thole Cakep sedang mengetikkan kata-kata dan membalas semua ucapan dan perhatian dari teman-teman, dan melalui blog ajiputrap juga,,,
Gambar 2. Aji Putra Perdana as thole cakep menulis di dunia maya

* ini bukan tulisan geospatial, tapi ucapan terimakasih geospatial ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Selasa, 08 September 2009

Capture Embung/Waduk Tambakboyo from the Sky...

Capture Embung/Waduk Tambakboyo from the Sky...

Gambar 1. Embung/Waduk Tambakboyo dan sekitarnya dipotret dari atas....

Menangkap Embung/waduk Tambakboyo dari langit...kurang lebih itulah terjemahan mentah ala thole terkait judul tulisan blog kali ini. Ketika membuka foto perjalanan sepulang dari Pulaunya Dewata, sampailah pada beberapa foto hasil jepretan ala kadarnya menggunakan kamera kepunyaan rekan seperjalanan thole yakni HZ, demikian nicknamenya alias Humam Z (kusebut ya kang, namanya). Yakni foto jepretan dari atas pesawat dari Bali menuju ke Jogja pada penerbangan pagi hari, sehingga dapat merekam Yogyakarta.

Melihat pemanfataan ruang yang sangat menarik, ketika melihat stadion Maguwoharjo, Sleman dan tampak tubuh perairan tertampung dalam sebuah wadah mangkok besar. Embung/Waduk Tambakboyo, begitulah namanya dan berdasarkan sumber luasnya 7,80 ha dan volume tampungan 400 m3.

Bernama embung/waduk tambakboyo sesuai dengan lokasinya yang berada di dusun Tambakboyo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman dan dibangun tahun 2003 oleh Pemprov D.I.Yogyakarta dalam rangka untuk mencukupi air bersih.
Manfaat embung tambakboyo ini lumayan banyak, diantaranya terkait dengan sumberdaya air (pasokan air, pengendali hujan, konservasi SD Air, dll).

Sewaktu thole dan teman-teman ke embung/waduk tambakboyo, awalnya kita bertiga salah jalur sehingga kita melihat embung tersebut dari atas. Kemudian kita mencoba mencari jalan masuk, dan akhirnya menemukan sebuah gang/jalan kecil masuk menuju ke embung tambakboyo.

Embung ini terintegrasi dengan kawasan kampus, candi gebang dan stadion Sleman.
Thole agak lupa kapan pastinya, thole dan teman-teman (Humam Z dan HA) ke embung tambakboyo dalam rangka konon katanya disebut dengan konsolidasi alias obrolan ringan atau bahasa modernnya yaitu diskusi mengenai rencana ke depan, bukan ke belakang. Rencana awal, thole dkk akan pergi untuk mencari makan dan rame-rame menikmati nuansa pemancingan. Akantetapi setibanya di embung tambakboyo, ternyata yang ada warung-warung mie rebus/goreng, kopi, teh dan tidak menemukan adanya seafood,,,hehe.

Keberadaan embung diharapkan dapat menaikkan tinggi permukaan air tanah hingga 30%, sehingga ketika musim kemarau tiba warga tidak perlu menyuntikkan sumurnya (demikian yang thole baca di blog tentang Embung Tambakboyo). Embung tambakboyo ini menampung atau membendung aliran Sungai Tambak dan Sungai Buntung dan genangannya meliputi Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak dan Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Apabila melihat foto dari udara di atas (gambar 1), dapat diamati penggunaan lahan yang ada di sekitar embung. Silahkan amati dan pergunakan pendekatan Saudara-saudara dalam melihat gambar yang tertangkap oleh kamera tentang fenomena atau kenampakan Embung/Waduk Tambakboyo, Sleman. Ada stadion, lahan sawah, permukiman, dan lain sebagainya.

Could you help thole to do the analysis ???

Thole waiting for the informations and sharing of your analysis...
Gambar 2. Aji Putra Perdana as thole cakep menanti jawaban yang masuk,,,

sumbernya thole dari membaca : http://djogjakarta.blogdetik.com/2009/05/18/embung-tambakboyo-sebagai-tempat-wisata-air dan perjalanan thole ke embung/waduk tambakboyo bersama teman-teman kala cari makan..
sumbernya foto thole dari hasil potretan thole menggunakan kamera rekannya thole (si akang HZ) saat penerbangan dari bali ke jogja pada pagi hari tanggal 8 Agustus 2009 hari sabtu,,,

* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan imajinasi geospatial ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Geographic Information Science

Geographic Information Science...

Figure 1. Aji Putra Perdana @ geospatial learning office


My name is Aji Putra Perdana, right now i am just an ordinary person that still interest to study more and learn in my daily life as geospatial learning person. Graduated from Faculty of Geography Gadjah Mada University majoring Cartographic and Remote Sensing at 2006. Helped the GIS Laboratory until 2008 and join with Combating Dengue Fever Project from January 2008 until June 2009.

Aji is still looking the way that what Aji really wanna be by learn day by day on geospatially thinking. So he created an imagination main actors, THOLE and CAKEP to make the stories become easy to share and with free of words that can be combined without any limitation.

Thanks to Allah SWT, my family and the support of Foundation also Dengue Jogja Team, so i can also learn more and more about geospatial learning from others country. Thanks also for the lecturers or educational staff members of Faculty of Geography for the Geospatial Learning.

Today, after eat for Sahur, i was so excited when i read the Global Geospatial Magazine. It's inspired me to write something that i would like to start it with "try to seeks and learn together with THOLE and CAKEP about what is Geographic Information Science?"

Thole : " I would like to share a little bit about Geographic Information Science (GISc or GISci) according informations that i have read and learn based on my own opinion also. At the first time, i just heard GIS not GISc or GISci, it was a System only, because GIS is stand for Geographic Information System. But when the times go on, geospatial information and technoloy become more and more important and be part of our daily life. GIS people's start think and says that GIS not only a system, but it's become Science. In the Faculty of Geography-Gadjah Mada University, Yogyakarta, Indonesia there is field of study "Geographic Information Science and Regional Development. Kang Cakep, can you help me ?"

Cakep : "Yes, thole...you're right, maybe we can share each other. According to Goodchild in Spatial Information Science and Geographical Information Science, also from Wilson and Fotheringham in The Handbook of Geographic Information Science. Geographic information science (GISc or GISci) is the academic theory behind the development, use, and application of geographic information systems (GIS). It is concerned with people, hardware, software, and geospatial data. GISc addresses fundamental issues raised by the use of GIS and related information technologies (Goodchild 1990, 1992; Wilson and Fotheringham 2007)."

Thole : "Kang Cakep, may I say that GISc is relevant to others or many scientific disciplines ?"

Cakep : "When i searching and googling, there are three central issues of GISc. They are the modifiable areal unit problem, complete spatial randomness and spatial autocorrelation. GISc is relevant to researchers from many scientific disciplines because these three central issues are often ignored in the application of statistical hypothesis testing. GISc argues that both Bayesian and Traditional statistical inference should consider spatial structure of the data being analyzed. You can see the picture below (Fig.2)."

Figure 2. Generic Issues in GISc

Thole : "OK, i can see that. Can you help me to understand more and more regarding GISc ? What is the terminology of GISc (Geographic Information Science) ?"

Cakep : "The terminology of GISc (Geographic Information Science) is contestable because the definitions of the words depend on user preference. GISc is one of two main types of Information Science."

Thole : "I am very interest to learn about GISc (Geographic Information Science), because Kang Cakep always told me about Geospatial Learning."

Cakep : "Geographic refers to spatial dimensions, particularly but not necessarily on Earth's land. Science refers to inferences about natural law based on either classical statistical hypothesis testing or Bayesian statistics. Non-science is the writing of opinions without reference to analysis of measured data. Science and literature are two types of art, art is a type of culture, culture is a type of human thought."

Thole : "When i learn right now, GIS or GISc is closely related to Technology. What is Technology and why GISc is science and technology ?"

Cakep : "Technology is the use of machines to solve human problems. Non-technology is the beauty, the art, the emotional enjoyments that make animals feel joy, and the civilized culture that defines humanity apart from other animals. GISc is entangled with technology but distinctions can be made. Information Technology emphasizes the machines and the hardware. Whereas, Information Science is focused on how humans use information to understand nature (humanity being one small type of nature). Information Science emphasizes the logic, methods, software, the mental structures."

Thole : "Nice explanation Kang Cakep. How about Information and Data or Geographic Data ?"

Cakep : "
Information is one type of human thought. Data is one type of information, particularly the archival of information for later use. Two basic types of information are spatial and temporal."

Thole : "Can you explain to me about type of data ?"

Cakep : "There are nine basic types of data: words, numbers, symbols, points, lines, areas, volumes, tones and rhythms. Vision and hearing are the primary information senses for which we archive data. For example a movie is a time series of images, images are made from pixels. Pixels are a type of point data, regularly spaced rather than irregularly spaced. So the data storage of a movie is a time series of regularly spaced points representing red, green, blue colors."

Thole : "And then...what is the main focus of GIS regarding types of data ?"

Cakep : "Geographic Information systems focus primarily on spatial data types: points, lines and areas, tied to a relational database. Much of what we think of as Information Science is actually Temporal Information Science, as opposed to Geographic Information Science. Of course space-time is one thing but it is very useful to separate space and time when we store data in computers."

Thole : "space and time...our palnet of earth can be beautifully spatiallized and become more important the way of information sharing. Geographic data, can you explain more ?"

Cakep :"Geographic data usually refers to the spatial database records tied with points, lines or areas. Geographic information is the result of an interpretation of both the world and of mapped data."

Thole : "I think, our world is very complex. Do we draw all the phenomena or features in the world ?"

Cakep : "As the real world is complex, choices over how the features of interest are described in the database, such as how the percentage canopy closure for a given forest results in alternative but equally valid interpretations of the same raw data. Thus, in the creation of informational representations from data, choices about how and what to map are made. It is important to recognize that information is socially constructed, as it depends on decisions and choices, themselves influenced by institutional and political contexts. Objective measurement of the empirical world is impossible to achieve without a subjective researcher and database designer. The entanglement of a subjective observer and the objective true world is the topic of phenomenology. People influence the information, the information influences people."

Thole : "Hmmmm....long explanation.. :) "

Cakep : "Because of these issues and many others, it is therefore useful to reflect on what it is we do with a GIS. Thus GISc is concerned with issues relating to representation, ontology, topology, error, and inconsistency. Uncertainty is introduced in almost every stage of the operation of a GIS, as there are subjective choices to be made. Users of GIS should try to bear in mind the political and social dimensions of using GIS and maps to represent "a truth" to an audience."

Thole : "Waow..Kang Cakep...you can explain it very well... :) "

Cakep : "Hehehe..because i have read it... :). Keep learn and study in our daily life. Geospatial thinking is our problem solving."

c u in our next talking-talking....best regards from THOLE and CAKEP...

Source of information and conversation between Thole and Cakep based on definition of Geographic information science (GISc or GISci) from wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Geographic_information_science accesed on 8th Sept, 2009 5:20 AM)

References :
* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan imajinasi geospatial ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Sabtu, 05 September 2009

Mudik = GeoSpatial Temporal phenomena...

thumbnail map of route of journey from jogja to pemalang and the landmark of cities
source : my sister map was created as a assignment @ d3pjsig


Libur hampir tiba...libur hampir tiba...hore..hore...

Pagi ini thole ingin berbagi mengenai fenomena mudik ala thole cakep yakni mudik spatial temporal with spiritual imagination. Thole adalah sesosok yang dengan seenaknya sendiri bermain dengan dunia kata hingga tidak mengindahkan kaidah kata, hanya dikarenakan thole belum belajar menulis yang baik dan benar. Oleh karena itu, sekiranya diterimakan maaf dari thole kepada semua pihak yang membaca tulisan imajinasi spasial ala thole ini.

Al kisah, entah kapan mudik menjadi fenomena di permukaan bumi ini. Entah kenapa, mudik ini menjadi aktifitas manusia yang memakan banyak hal dan ternyata kepuasan batin tersendiri yang tidak bisa dinilai dengan materi belaka. Thole pun penasaran, benarkah fenomena mudik ini hanya dialami oleh orang Indonesia ??? Ataukah di permukaan bumi ini, terjadi persebaran fenomena mudik dengan gegaris arah mudik yang beraneka ragam dan sangatlah unik untuk di petakan dalam imaji kita.

Membayangkan perjalanan yang dilalui, menggambarnya ke dalam garis merah dalam mental map kita. Menambahkan titik-titik lokasi yang kita lalui, dari hanya sekedar pom bensin, restoran ataupun warung tegal, warung pemalang juga ada. Thole melihat adanya warung pemalang di stasiun pasar senen, jakarta. Kembali ke mental map, jika area atau region tempat kita berada sekarang dan tempat asal kita dimana mudik akan menuju ke sana, wilayah tersebut bisa digambarkan menjadi area atau poligon dengan batas-batas khayal resmi yakni batas administasi. Batas antar wilayah ini menjadi kepuasan tersendiri bagi thole dalam perjalanan spatial temporal spiritualnya, karena dengan melewati suatu wilayah bagaikan games, akan menuju to the next level.

Tiap wilayah memiliki landmark atau tanda lahan, suatu simbolisasi yang menunjukkan kekhasan daerah tersebut. Misalnya alun-alun, patung, tugu, bangunan bersejarah, kenampakan alam seperti bukit, gunung merapi, dan lain sebagainya. Kesemuanya itu merupakan point identitas tiap wilayah dan menjadi penciri yang unik.

Keunikan muncul juga di saat fenomena mudik berlangsung yakni akan munculnya tanda-tanda yang menunjukkan jalur alternatif dimana jalan-jalan kecil yang jarang dilalui kendaraan akan menjadi salah satu pilihan. Hal ini dikarenakan akan padat merayapnya jalan utama yang biasa dilalui, sehingga jalan-jalan alternatif unjuk gigi untuk membantu dan memberi kemudahan bagi aktifitas manusia. Jalan-jalan utama pun saat ini sedang gencar-gencarnya ditambal sulam guna mencapai target menjadi jalan berseri di saat mudik.

Pemilihan opsi-opsi for the best landuse mulai dilakukan, pemerintah setempat mulai menyiapkan rambu-rambu dan menata jalur utama dan alternatif, petugas mulai bersiaga 24jam, bahkan tidak kalah pula pihak swasta melihat adanya sisi bisnis yang bisa dilakukan. Mereka mulai membuka hotspot-hotspot, yakni bengkel dadakan, warung istirahat dadakan, dan fasilitas-fasilitas lainnya di kanan kiri jalan dengan tujuan mulia demi keselamatan saudara di dalam perjalanan jauh dan melelahkan. Gangguan pandangan pun mulai nampak terpasang dan terpampang, yakni spanduk-spanduk ucapan, baliho, dan sebagainya.


Perjalanan spasial temporal spiritual mudik ini adalah fenomena yang menarik apabila bisa kita tangkap dari kacamata udara dan kacamata seorang geograf. Dapat dilihat di atas adalah peta jalur mudik thole apabila melakukan perjalanan dari jogja ke pemalang, bisa melalui jalur utara maupun jalur selatan. Peta tersebut dibuat oleh adiknya kang cakep yang kuliah di D3 Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi, Fakultas Geografi dalam rangka studi kasusnya...Gudlak to kang cakep sister...Keep learn and do the best as you can do !!!

Cakep bertanya : "thole, kenapa koq thole menyebutkan bahwa mudik itu spasial temporal spiritual ?"

Thole memberi jawaban : "Kang cakep, thole sebut spasial karena ada sisi keruangan di dalamnya, dimana manusia berpindah dari satu ruang privatnya di lokasi dia sekarang, menuju ruang privatnya di lokasi dia asal melalui sebuah jejaring atau network yakni jalan. Perjalanan tersebut juga ada sisi temporal yakni waktu jarak tempuh, lama perjalanan, masa tinggal di kampung halaman, dan jika dianalisa thole sendiri semenjak kuliah hingga usai kuliah dan menguli di kota jogja ini ternyata waktu yang dihabiskan thole di daerah rantau jauh-jauh lebih banyak ketimbang thole di tempat asalnya. Kemudian sisi spiritual, karena mudik ini adalah fenomena tahunan, yang dilakukan dalam rangka lebaran atau perayaan hari besar Islam Idul Fitri. Mudik adalah ajang menuju pertemuan sanak-saudara, keluarga kecil hingga besar, satu bani, satu keturunan dari buyut, cicit dan sebagainya. Bahkan nuansa spiritual semakin terasa, ketika dalam perjalanannya kita berpuasa dan mencapai rumah di kala buka puasa maka akan menjadi kekenyangan lahir dan batin. Banyak alasannya kang, thole capek euy...mungkin teman-teman yang membaca bisa ikut membantu thole berbagi."

Cakep berkata : "OK dech thole...sip and mantaps..oh ya, mari kita siap-siap untuk lakukan perjalanan hari ini dan besok. Waktu terus berlalu nie, kita perlu melakukan persiapan sebelum berjalan dalam fenomena spasiap temporal spiritual... :) "

Thole menjawab dengan kelopak mata mulai menutup : "Hooh Kang..ayo siap-siap,,,Maaf teman-teman imajinasi thole cukup sekian dulu. Silahkan memulai perjalanan spasial temporal spiritual kita. BERGERAK dan BERGERAK sekalipun tidur, kita juga bergerak-gerak...hehe."

Sekian dongeng spasial ala thole...dipersembahkan untuk alm. mbah bie, mbah midah, mbah rakim, mas kiki, and all that already back to Allah SWT...i love you full...
juga thole persembahkan untuk keluarga besar from bapak and ibu, my family also (bapak, ibu dan adik2ku), semua teman-teman setia thole...
geospatial stories ala thole akan terus berlangsung selagi thole masih suka berimajinasi dan ada waktu luang
tertulis pada hari sabtu is today, tanggal is date hari ke-5 di bulan September,
bertepatan pada Bulan Ramadhan, bulan Puasa , tahun
2009

***Menulislah dengan apa adanya, sebelum menulis itu dilarang***


* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan imajinasi geospatial ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Kamis, 03 September 2009

Start September with the Journey

Start September with the Journey...

Sebuah tulisan yang diawali dengan memberi judul dalam bahasa asing, tetapi menuliskan isi di dalam postingan blognya dalam bahasa Indonesia. Blog post kali ini berjudul "Start September with the Journey..." untuk mencoba memaknai dan bersyukur atas segala nikmat dari Sang Pencipta dan Penguasa Alam Semesta, berikut Bumi dan seisinya.

Memulai selalu dengan Start...coba lihat di depan layar monitor komputer atau laptop Anda, maka apabila menggunakan windows akan dilihat di sebelah kiri..tombol Start. Start sebagai tanda akan memulai dengan program apa kali ini.

Bulan September, thole memulai perjalanan dari Jogja menuju kampung dia tinggal. Berkendara dengan roda dua, berangkat dari Jogja siang hari pukul 14.10 wib dan tiba di gubuknya pukul 18.10 wib. Empat jam lamanya thole berkendara, dengan p*nt*t yang kepanasan, tanpa henti dan terus melaju dengan kecepatan orang jawa yakni "Alon-alon asal kelakon".

Thole menyebut perjalanannya kali ini sebagai perjalanan spatial spiritual, yakni perjalanan yang melintasi ruang dan waktu dalam nuansa bulan suci Ramadhan. Mungkin itu hal yang biasa bagi kita semua, akan tetapi lain halnya dengan thole. Start dia berangkat setelah usai ujian dan cabut dari kampus menuju 159 sebentar dan segera melaju ke titik-titik yang menyatu menjadi rangkaian jalur perjalanannya.

Spatial pun dimulai, yakni terbentuknya sebuah start sebagai titik atau point yang mempunyai posisi absolut sekian x dan sekian y dalam lintang selatan dan bujur timur ataupun dalam suatu Zone UTM, ataupun memiliki posisi relatif yakni 5 kilometer dari NOL kilometer (Kantor Pos Besar) Yogyakarta dan berada di jejaring jalan kaliurang. Titik pemberhentian alias bangjo pun mulai dilalui, berawal dari bangjo perempatan apotik kentungan dan terus melaju menuju ke arah Magelang.

Kota demi kota dilalui, kecepatan naik turun seiring keramaian dan kesepian suasana jalanan dan kendaraan yang memenuhi kapasitas jalan. Melalui penanda kota yakni alun-alun, keramaian kota yakni pasar-pasar, hingga kesunyian alas atau hutan di kanan kiri jalan. Bidang jalan dilalui dari yang datar, naik, turun, bergelombang-gelombang hingga berlubang dan menghentakkan motor dan juga badanku seakan melayang (mungkin karena terlalu ringan...hehe).

Jejaring jalan yang dilalui hanya untuk menuju satu tujuan yakni finish di ujung penantian, sebuah gubuk tempat thole istirahat dan bisa sampai di tempat di saat buka puasa. Merindukan masakan buka puasa ala gubuk thole, so simple and very nice mampu hilangkan dahaga lahir dan batin.

Ketika melalui lintasan sepi sunyi di tengah hutan dengan jalan naik turun bergelombang dan berkelok-kelok, dengan bacaan "awas tikungan tajam". Lantunan suara dari mulut thole mulai bergumam, menyadarkan hati akan keAgungan Sang Mah Pencipta. Syair lagu kehidupan dunia dan akhirat, menjadi teringat kembali dan terkuak memori akan suka duka di September 2 tahun silam.

Two years ago...kala itu thole merasa bahagia dan berharap yang terbaik untuk ke depannya, but suddently...thole mendengar kabar duka...Mbah thole start new journey in the next step of life...Ya Allah tempatkanlah para pendahulu hamba di sisi-Mu...

Hal ini, selalu mengingatkan thole tuk selalu berdoa dan memohon ampunan dari Sang Pencipta.
Happiness and Sadness menjadi satu, bagai sekeping mata uang logam dengan dua sisinya yang tak terpisahkan.

Start September with the Journey...thole menulis dengan tujuan akhir di tulisannya untuk mengajak diri thole sendiri melayang secara spatial spiritual. Dimanapun thole berada, kamu ada karena ada awal dan akhir...akhir adalah awal untuk sesuatu yang akan menjadi akhir pula kelak. Melakukan menajemen perjalanan spatial spiritual dengan menuju ke arah akhir yakni kebahagian hakiki butuh perjuangan dan doa tiada henti. Tanamkan keyakinan dalam diri that you can do it and Allah SWT always be with us...BERGERAK dan terus BERGERAK !!!

* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan imajinasi geospatial ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.