Jumat, 29 Mei 2009

Pelatihan GPS-GPS Training

GPS (Global Positioning System), merupakan Sistem Radio Navigasi dan Penentu Posisi menggunakan Satelit, yang dimiliki dan dikelola Amerika Serikat.

PELATIHAN, berupa pelatihan SIG, pelatihan GPS (Global Positioning System), Pelatihan Survei Pemetaan, Pelatihan Penginderaan Jauh, Pelatihan Image Processing dan berbagai Pelatihan-pelatihan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Pelatihan Aplikasi GPS merupakan pelatihan pemanfaatan teknologi GPS dan integrasinya dengan GIS (Geographic Information System).

Aplikasi GPS telah digunakan oleh berbagai kalangan baik pemerintah, swasta, maupun organisasi-organisasi non pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM/Ornop)/NGO Lokal maupun Internasional sebagai alat bantu dalam kegiatannya.

Kami dari PT. Geovisi Mitratama hadir untuk menawarkan Pelatihan Aplikasi GPS.

KONTAK GEOVISI :
PT. GEOVISI MITRATAMA
Email : info@geovisi.com
Web : http://geovisi.com

Silahkan bergabung dalam KOMUNITAS GIS untuk bersama-sama berbagi dengan teman-teman GIS...

Komunitas GIS ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

GIS E-book Series merupakan kumpulan tulisan e-book yang di-share di dalam milist atau komunitas GIS.

Berikut kumpulan Geovisi GIS E-book Series :
GPS:
1. Geovisi GIS Textbooks Series GPS
2. BEKERJA DENGAN GPS-Komunitas GIS
3. TRACK DAN MARK LOKASI DENGAN GPS


Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis


Best Regards,

Aji Putra Perdana
Now : GIS and Data Management-Dengue Project

Pelatihan GIS/Kursus GIS 2009

Pelatihan GIS/Kursus GIS

GeoVISI - GIS & IT Consultant

P.T. Geovisi Mitratama berkedudukan di Sidoarum Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.Yogyakarta, Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultansi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Teknologi Informasi.

Salah satu produknya ialah PELATIHAN, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Segala keunggulan Sistem Informasi Geografis (SIG),Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian sudah berkembang pesat dalam berbagai aplikasinya.

Teknologi yang berbasis komputer menuntut tersedianya sumberdaya manusia yang baik dalam penguasaan Sistem Informasi Geografis (SIG), Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing, hardware, software, manajemen data, dan analisa guna mendukung pemanfaatan SIG dan Penginderaan Jauh sesuai bidangnya.

Oleh karena itu, P.T. Geovisi Mitratama hadir menawarkan Pelatihan, berupa pelatihan SIG, Global Positioning System, Survei Pemetaan, Penginderaan Jauh, Image Processing dan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

Informasi lebih lengkap mengenai Pelatihan SIG dapat menghubungi :
P.T. Geovisi Mitratama
Alamat :
Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info@geovisi.com
http://groups.google.com/group/komunitas-gis

KML2SHP - Keyhole Markup Language (KML) to Shapefile (SHP)

KML2SHP - Keyhole Markup Language (KML) to Shapefile (SHP)

Keyhole Markup Language (KML) is an XML-based language schema for expressing geographic annotation and visualization on existing or future Web-based, two-dimensional maps and three-dimensional Earth browsers. KML was developed for use with Google Earth, which was originally named Keyhole Earth Viewer. It was created by Keyhole, Inc, which was acquired by Google in 2004. The name "Keyhole" is an homage to the KH reconnaissance satellites, the original eye-in-the-sky military reconnaissance system first launched in 1976.

source : http://en.wikipedia.org/wiki/KML


KML is a file format used to display geographic data in an Earth browser such as Google Earth, Google Maps, and Google Maps for mobile. KML uses a tag-based structure with nested elements and attributes and is based on the XML standard. All tags are case-sensitive and must be appear exactly as they are listed in the KML Reference. The Reference indicates which tags are optional. Within a given element, tags must appear in the order shown in the Reference. If you're new to KML, explore this document and the accompanying samples files (SamplesInEarth and SamplesInMaps) to begin learning about the basic structure of a KML file and the most commonly used tags. The first section describes features that can be created with the Google Earth user interface. These features include placemarks, descriptions, ground overlays, paths, and polygons. The second section describes features that require authoring KML with a text editor. When a text file is saved with a .kml or .kmz extension, Earth browsers know how to display it.

source : http://code.google.com/apis/kml/documentation/kml_tut.html


The ESRI Shapefile or simply a shapefile is a popular geospatial vector data format for geographic information systems software. It is developed and regulated by ESRI as a (mostly) open specification for data interoperability among ESRI and other software products.[1] A "shapefile" commonly refers to a collection of files with ".shp", ".shx", ".dbf", and other extensions on a common prefix name (e.g., "lakes.*"). The actual shapefile relates specifically to files with the ".shp" extension, however this file alone is incomplete for distribution, as the other supporting files are required. Shapefiles spatially describe geometries: points, polylines, and polygons. These, for example, could represent water wells, rivers, and lakes, respectively. Each item may also have attributes that describe the items, such as the name or temperature.

source : http://en.wikipedia.org/wiki/Shapefile

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Keyhole Markup Language (KML) to Shapefile(SHP)

http://arcscripts.esri.com/details.asp?dbid=15175KML2Shape

KML to Shapefile conversion. Works in batch and single file mode. Imports "NAME" attribute as well as geometry. Extracts polygons, lines, points (as well as their 3D versions) separately, so if KML contains several types of objects you'll need to use polygons, lines, points menu items one after the other.

or this one:

http://www. 4shared. com/file/59617529/b74d231b/kml2shp.html

Online Kml2shp file conversion from zonums :

http://www.zonums.com/online/kml2shp.php

Kml2shp file conversion
Need of transferring Google Earth Data to a GIS? Kml2shp transforms KML

files into ESRI Shapefiles.

The KML file could contain Points, Paths and Polygons. When creating SHP
files the information is separated into thematic layers.

For each shapefile (shp), an attributes table (dbf) and index file (shx) are
created.

The kml to shp conversion consists of three steps:

1) Open KML file
2) Choose Shape Type
3) Select output Shapefile name

Optionally, you can change from WGS84 to a local datum and from Lat/Lon to
UTM.

Also, Kml2shp can export to AutoCAD (DXF) and GPS (GPX)

source : http://www.zonums.com/kml2shp.html


Best Regards,

Aji Putra Perdana

Membuat Profil di ArcView dan ArcGIS

Membuat Profil di ArcView dan ArcGIS

Membuat profil di ArcView dan ArcGIS bisa menggunakan ekstensi/tools 3D analyst.


Selain itu, ada tools dari Ian-Ko :

Untuk di ArcView bisa juga menggunakan Profile Extractor 6.0

Extracts cross section profile from a DTM. The user can draw cross section line (polyline, rectangle, circle or polygon), select existing one, move selected line or it's ends or rotate a line around it's middle point. The profile is drawn into a Chart.
http://www. ian-ko. com/downloads/pe60/pe60_av.zip


Untuk di ArcGIS bisa juga menggunakan ET Surface 2.0 released 18 April 2008 dari ian-ko dot com.

ET Surface is a set of tools for ArcGIS that enable the users to create surfaces and perform surface analysis without the need of 3D or Spatial Analyst extensions. The only requirement is an ArcGIS license (ArcView, ArcEditor or ArcInfo).
http://www. ian-ko. com/ET_Surface/ets_main. htm

Salam hormat,

Aji Putra Perdana
http://ajiputrap.blogspot.com/
- keep fun, fresh and share -

GIS E-book Series-Pelatihan GIS-Komunitas GIS

Geovisi GIS E-book Series in Komunitas GIS


What is "Geovisi" ???

GeoVISI - GIS & IT Consultant

P.T. Geovisi Mitratama berkedudukan di Sidoarum Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I.Yogyakarta, Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang Konsultansi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Teknologi Informasi.

Produk Kami meliputi :

PELATIHAN
, berupa pelatihan SIG, pelatihan GPS (Global Positioning System), Pelatihan Survei Pemetaan, Pelatihan Penginderaan Jauh, Pelatihan Image Processing dan berbagai Pelatihan-pelatihan lainnya terkait dengan bidang kebumian.

PETA ONLINE, peta digital interaktif yang dapat diakses dari situs web ini.

PETA DAN CITRA DIGITAL, layanan pembelian dan pembuatan peta dan citra satelit, serta interpretasinya, disertai beberapa sampel yang dapat anda download.

VEHICLE TRACKING SYSTEM, layanan instalasi alat pelacak posisi dan pengembangan aplikasinya yang dapat dipasang pada kendaraan anda, cocok untuk armada taksi, kapal tanker, mobil-mobil distributor barang, dan pengawasan posisi mobil anda.

SOFTWARE DEVELOPMENT, berupa layanan pembuatan dan pengembangan aplikasi GIS dan IT (e-learning, hospital administration, dan berbagai sistem informasi) baik berbasis web ataupun desktop.

PT. GEOVISI MITRATAMA
Alamat : Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564.
Telpon/Fax : (0274)798306
Email : info@geovisi.com

Saat ini Geovisi (PT. GEOVISI MITRATAMA) hanya berkantor di Jl. Sidoarum no 20 Bantulan RT 06/RW 04 Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta 55564


source information : http://geovisi.com/
-------------------------------------------------------------------------------------------------

What is "GIS E-book Series" and "Komunitas GIS" ???

GIS E-book Series merupakan kumpulan tulisan e-book yang di-share di dalam milist atau komunitas GIS.

Berikut kumpulan Geovisi GIS E-book Series :
GPS:
1. Geovisi GIS Textbooks Series GPS
2. BEKERJA DENGAN GPS-Komunitas GIS
3. TRACK DAN MARK LOKASI DENGAN GPS
Perpetaan :
4. Membaca Koordinat Peta
GIS dan WEBGIS :
5. Pengantar mapping dengan arcview
6. GIS Programming Using MapInfo
7. MODUL MAPINFO
8. PCD ARCGIS GEOVISI dan PCD ARCGIS GEOVISI-2
9. ALOVMAP

Komunitas GIS
ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis

Minggu, 17 Mei 2009

My Learning in Combating Dengue Fever Project (1)

My (geospatial and capacity building) Learning in Combating Dengue Fever Project (1)

Pertama kali saya akan memulai menulis di blog ini ialah bingung untuk memulai darimana, karena sudah cukup lama saya tidak bercerita dengan bahasa sendiri. Banyak informasi yang saya sharing melalui blog ini ialah berita-berita ataupun informasi yang berasal dari situs atau blog lain, promosi kegiatan pelatihan SIG, Penginderaan Jauh, Pengolahan Citra Digital, cerita tentang skripsi saya, coretan-coretan iseng saya dan lain sebagainya. Tapi entah kenapa..tiba-tiba hari ini saat ini..beberapa menit yang lalu terdengar teriakan di dalam otak dan hati sanubari berkata :
"Hai Aji...(yang bukan Aji bukan Hai,,,hehe :) )...cobalah kau ceritakan perjalanan hijrahmu dari "KOTAK" hingga keluar "KOTAK", mungkin kini kamu berada di sebuah "LINGKARAN" atau "SEGITIGA".

Cerita berawal dari sebuah tes CPNS pada akhir tahun 2006 bertempat di Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta...

Seusai tes, saya keluar dari tempat ujian dan sedang berdiri menunggu teman-teman dan saat itu datang mas K***n (sengaja tidak saya sebutkan..biar kelihatan seru euy..hehe). Beliau memberitahukan bahwa ada lowongan kerja sebagai asisten GIS di sebuah LSM yang bergerak di bidang Kesehatan dimana di LSM tersebut merupakan tempat kerja sahabat karib ma
s K***n yang juga sama-sama alumni Fakultas Geografi UGM yakni mas H***i. Mas K***n juga mengatakan bahwa dia juga udah memberitahukan lowongan ini ke teman saya T***r, kalau Aji tertarik kirimkan CV ke emailnya mas H***i.

Kala itu saya hanya tertarik untuk mengikuti tes-tes CPNS, akan tetapi setelah mengingat-ingat kembali perkataan mas K***n yang telah menginformasikan lowongan tersebut ke T***r. Tanpa saya konfimasi ulang ke T***r dengan asumsi bahwa T***r pasti akan mengirimkan CV ke mas H***i untuk melamar posisi di LSM tersebut, maka saya mengirimkan CV dan dokumen pendukung lainnya saya ke email mas H***i pada hari Jumat, 14 Desember 2007 at 7:02 PM.

Selang dua hari kemudian, hari minggu, 16 Desember 2007 11:15 PM saya menerima email dari mas H***i dengan subject : Info Test Wawancara Project Dengue 2. Email tersebut rupanya ditujukan kepada 4 kandidat yakni mbak i***n, mas h***i, saya sendiri ajiputrap dan mbak s**i, dimana mereka bertiga merupakan senior saya... (dalam hatiku..i'm the youngest). Terlampir di dalam email tersebut file word berisi gambaran singkat project dengue 2 dan tugas/tanggungjawab asisten data management unit serta kualifikasi yang dibutuhkan.

Komunikasi dengan mas h***i pun berlangsung via sms dimana beliau memberitahukan kapan waktu untuk wawancara...maaf euy, saya lupa kapan pastinya wawancara berlangsung...

Saya melihat sebuah Rumah Besar Sepi dengan sedikit kendaraan di dalamnya...Awalnya ragu untuk masuk ke dalam, dengan sedikit beranikan diri saya memasuki gerbang Rumah tersebut dan memarkir motor saya. Ketuk pintu dan dibukakan oleh seorang pemuda, lalu saya bilang mau bertemu dengan mas h***i untuk wawancara. Saya dipersilahkan duduk dan pemuda tadi mengambilkan segelas Teh Manis Hangat, tak lama kemudian mas h***i datang dan bilang : "tunggu sebentar ya Ji..nanti segera kita mulai wawancaranya". Lalu mas h***i memanggil dan saya dipersilahkan duduk kemudian diperkenalkan dengan pewawancara. Saat itu saya duduk menghadap dua orang yakni sesosok Ibu berambut pendek "Bu L** - begitu panggilannya" yang merupakan Pemimpin Proyek dan mas h***i sendiri. Wawancarapun berlangsung...di akhir wawancara dengan dua bos tersebut, datang seorang bos lagi yang tampak senior Pak D****k. Beliau menceritakan dan memberikan sebendel kertas yang berisi mengenai Yayasan Tahija dan proyek pengendalian demam berdarah yang dilakukan oleh Yayasan Tahija.

Waktu berlalu..hari demi hari kulalui,,,

Pada hari rabu tanggal 26 Desember 2007 11:33 AM, saya menerima email dari mas h***i yang memberitahukan bahwa saya lulus wawancara, kurang lebih emailnya berbunyi demikian:


Aji, berdasarkan test wawancara kemarin yang sudah dilakukan, Aji dinyatakan lulus dan dapat bergabung dengan project dengue 2 sebagai asisten data management unit. Kemungkinan Aji diharapkan dapat bergabung mulai tanggal 2 januari besok, nanti akan saya kabarkan lagi bila ada perkembangan berita lagi,
terima kasih
Saya resmi bergabung dengan Proyek Pengendalian Demam Berdarah Kota Yogyakarta Yayasan TAHIJA tertanggal 4 Januari 2008. Awal bergabung dengan proyek ini saya masih membantu kegiatan di kampus hingga bulan Februari 2008. Memori pertama kali saya bergabung dengan proyek ini perlahan mulai terkikis oleh waktu, sehingga apa yang terceritakan kemudian ialah apa-apa yang masih tersisa dalam memori otak saya.

Datang pertama ke kantor di bulan Januari 2008, saya duduk di kursi depan dan tak lama kemudian datang sosok yang tampak familiar. Ternyata dia adalah senior saya, yang dulu meng-OSPEK sewaktu saya pertama kali masuk kuliah euy,namanya mas h***m. Obrolan pun berlangsung dan ternyata kita berdua akan menjadi rekan satu tim. Kemudian bersama dengan mas h***i kita diperkenalkan ke team leader yang ada yakni Pak G***h - tim leader operasional, Pak D****k - tim leader Communication and Outreach, Proyek Manajer Bu L**, Finance Officer Bu K*****i, dan bagian admin & logistik mbak Y**a. Kemudian menuju ke ruang kerja dimana kita seruangan dengan mas H***i selaku tim leader kami dan mbak Y**a.

Hari demi hari dilalui..

Mencoba memahami job description, mengenal lebih dalam proyek pengendalian demam berdarah fase dua, lingkungan proyek, Yayasan Tahija, mempelajari pengelolaan data pada proyek sebelumnya (karena proyek yang sekarang merupakan kelanjutan dari pilot proyek percontohan fase satu pengendalian demam berdarah)...

Mengikuti berbagai diskusi, rapat serius hingga obrolan ringan, mendampingi bos2x dalam kegiatan untuk sosialisasi, menjadi juru foto, seksi perlengkapan, bongkarpasang spanduk, dan lain sebagainya. Kesemuanya itu merupakan pengalaman dan perjalanan yang luar biasa dalam dunia yang baru yang saya kenal ini..sebuah "LINGKARAN" atau juga "SEGITIGA" yang jelas berbeda dengan "KOTAK" dimana saya dulu berada...dinamika kehidupan lebih semakin terasa, interaksi dengan masyarakat benar-benar terasa..dari kaum muda hingga ibu bapak yang berusia senja namun berjiwa muda...

Berawal dari Januari 2008 hingga terasa sudah kini di bulan Mei 2009, waktu yang cukup lama bagi saya bertahan di dalam sebuah Proyek...

will be continued....

Thanks to Yayasan TAHIJA dan Team NYAMUK Yogyakarta...Semoga angka kasus demam berdarah dengue di Kota Yogyakarta bisa turun di bulan-bulan ke depan berkat kerja keras dan partisipasi seluruh warga Kota Yogyakarta...

Selamatkan Keluarga Kita dari Demam Berdarah

Salam,

Aji Putra Perdana
GIS and Data Management
Proyek Pengendalian Demam Berdarah Kota Yogyakarta
Yayasan Tahija

Rabu, 06 Mei 2009

Ocean Color Web Feature - Orinoco Flow

Orinoco Flow

Ocean Color Web Feature - Orinoco Flow

The Orinoco is one of the longest rivers in South America at 2,140 km, (1,330 miles). Its drainage basin, sometimes called the Orinoquia (especially in Colombia) covers 880,000 km², 76.3% in Venezuela with the rest in Colombia. The Orinoco and its tributaries are the major transportation system for eastern and interior Venezuela and the llanos of Colombia. However, since river navigation is declining in every country, many of the old waterways along the Orinoco watershed are now an obstacle to land communications rather than a useful commercial route.

Map of Lower Orinoco 1897

Orinoco Flow

The Orinoco River regularly sends a plume of water into the Caribbean in the fall. This has already been documented in the early days of satellite ocean color measurement using CZCS data. Researchers in the area have remarked that this year's plume is unusually large and occurs at an unusual time prompting some to suggest that the Amazon River may instead be the source of this plume.

You can see the green water extending northward past Puerto Rico and the Virgin Islands in the above image. Move your pointer over the image to see computed chlorophyll concentrations in the plume. Larger chlorophyll and true color images are also available.

source information : http://oceancolor.gsfc.nasa.gov/

---------------------------------------------------------------------------
Salam Penginderaan Jauh untuk Kelautan bagi Indonesia tercinta...


Aji Putra Perdana
- sok ocean, sok iso, sok tenan, sok atuh -
-------------------------------------------------------------------------------------
Perdana, Aji Putra, (2006). Kajian Suhu Permukaan Laut Berdasarkan Analisis Data Penginderaan Jauh dan Data Argo Float di Selatan Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Kepulauan Nusa Tenggara. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada. ( download )
-------------------------------------------------------------------------------------
Perdana, Aji Putra, (2006). Study Of Sea Surface Temperature Based On Analysis Of Remotely Sensed Data And Argo Float Data In The South Of Java Island, Bali Island And Nusa Tenggara Archipelago. Skripsi. Yogyakarta: Faculty of Geography, Gadjah Mada University. ( download )

Jumat, 01 Mei 2009

ARGO News : Chinese scientists cast adrift in a sea of opportunity

ARGO (Array for Real-time Geostrophic Oceanography)
more about ARGO from this blog

ARGO News : Chinese scientists cast adrift in a sea of opportunity
April 15, 2009

Sea-faring robots may be the latest high-profile weapon in the fight against climate change, but are Chinese scientists letting the valuable data they produce go to waste?

Experts working on a major international ocean monitoring project think so - and have blamed the waste on the fact many researchers simply do not know it is free.

Launched at the start of the millennium, ARGO (Array for Real-time Geostrophic Oceanography) is an ongoing and developing program aimed at keeping a regular check on the temperature and salinity of the Seven Seas with satellite-tracked, automated floats.

The robots, which have a lifespan of four years and dive to 2,000 m for 10 days to take crucial measurements, help scientists to better predict changes or trends in the ocean's climate, explained Xu Jianping, a researcher at the second institute of oceanography under the State Oceanic Administration and chief scientist for the China ARGO program.

He said China will deploy around 60 floats this year, 10 of which will be placed in the east of the Bashi Channel, in the northwest Pacific Ocean, during a two-week scientific expedition by researchers from the China Ocean University. They were aboard the vessel Dongfanghong 2, which left Xiamen, in Fujian province, on February 3. Another 50 will be cast adrift in the Indian Ocean between June and September.


Researchers from the China Ocean University aboard the Dongfanghong 2 vessel, which left Xiamen, in Fujian province, on February 3 to deploy ARGO floats in the Pacific Ocean. (Photo: Chinadaily.com.cn)

But while experts in Great Britain, Australia, Japan and the United States have embraced the "revolutionary" research, Xu warned his nation is lagging far behind.

"In most participating countries, scientists from various fields have shown great interest in the ARGO program, with climatologists the most enthusiastic," he explained. "But in China, ARGO is still little known among scientists, except oceanographers.

"Everyone has access to the same data. Even a high school student who wants to be an oceanographer or climatologist can access it on his desktop. He or she could also catch up with the international research and climate change studies using the ARGO data. It would be a great pity if China's scientists miss such a good opportunity."

.............................................................................................................................................................


"ARGO is similar to a satellite in coverage but it's looking at the sub-surface ocean rather than the sea's surface," he said. "So the purpose of having 3,000 floats out there is to give us that sort of dense global coverage that you need in order to really see the variability in the oceans."

The program has so far yielded valuable results that have proved the foundation, or at least a major source, for an annual average of 107 research papers since 2004. The collected data is made available to users quickly and free of restrictions online or on request.


Source: China Daily
more detail news...


Best Regards,
Aji Putra Perdana
ARGO'ers.....

ArcGIS 9.3.1 Unlocks the Potential of Your GIS

ArcGIS 9.3.1 Unlocks the Potential of Your GIS

ArcGIS 9.3.1, which has begun shipping, helps create and share modern Web maps that are relevant for the entire organization. This release of ESRI's integrated collection of GIS software products focuses on improving the performance of dynamic map publishing and increasing the visibility of geographic information.

A new press release about this has been post by ESRI.

ArcGIS 9.3.1, which began shipping today, helps you create and share modern Web maps that are relevant to your entire organization. This release of ESRI's integrated collection of geographic information system (GIS) software products focuses on improving the performance of dynamic map publishing and increasing the visibility of geographic information.

Some of the key highlights and areas that ESRI focused on with ArcGIS 9.3.1 where:

  • High-Performance Dynamic Map Publishing

    ArcGIS 9.3.1 includes an optimized map service that allows you to produce high-performance dynamic maps. The improved map quality in these services includes sharper edges to features, clearer labels, and better color transparency.

  • Better Sharing of Geographic Information
  • Seamless Integration with Microsoft Virtual Earth

    ArcGIS Desktop users are now able to directly connect to Microsoft Virtual Earth services and quickly start their GIS projects with ready-to-use content at no additional charge.

  • ArcGIS API for Microsoft Silverlight

    ArcGIS Server now supports Microsoft's Silverlight Web development platform for building fast, highly interactive Web applications.

  • Easy to Install
  • Changes to ArcGIS Server Licensing Provide More Flexibility

    With the release of ArcGIS Server 9.3.1, some licensing changes have been made to allow users more flexibility in their ArcGIS Server deployments.

  • Resources to Help You Get Started

The full press release talking about all these latest features can be found here: http://www.esri.com/news/..


source information :
  • http://www.educationgis.com/2009/04/arcgis-931-begins-shipping.html
  • http://mandown.co.nz/esri/arcgis-9-3-1-unlocks-the-potential-of-your-gis/
  • http://www.esri.com/news/releases/09_2qtr/arcgis_9-3-1.html

Best Regards,
Aji Putra Perdana
GIS and Remote Sensing Freelance Consultant
http://ajiputrap.blogspot.com/ - beraneka berita, informasi, science, gis dan remote sensing...
http://bumiwisata.blogspot.com/ - berwisata di Bumi tercinta
http://gisresetutor.blogspot.com/ - mencoba berbagi tutorial2x...