Minggu, 20 Desember 2009

Social Networking...

Fig 1. Social Networking


Social Networking...

Berbicara mengenai "Social Networking..." saat ini sangatlah menarik, terlebih dengan munculnya kasus "emosi" yang tertulis di salah satu media social networking dimana hal itu sudah menjadi domain publik. Entah apa yang memicu sebuah rangkaian kata tertulis di dalam status seseorang, sudah barangtentu hal tersebut ada pemicunya. Tidak mungkin sebuah kebakaran terjadi jika tidak ada api yang menyulut di dalamnya.

"Emosi" yang tertuangkan dalam rangkaian kata, pernah pula dialami thole and cakep selaku individu yang memiliki emosional cukup tinggi terlebih apabila hal yang menyulut api emosi tersebut adalah sebuah kisah yang tidak sebenarnya, hhmm...mungkin bisa disebut fitnah, ah janganlah..fitnah lebih kejam daripada membunuh, setidaknya itulah ungkapan yang berkembang di dunia. Menyesali apa yang sudah terlanjur dituliskan, mungkin iyalah...penyesalan yang muncul karena thole and cakep menyadari betapa bodohnya mereka terjebak dalam sebuah drama sandiwara orang lain. Mungkin sang aktor yang sedang memainkan sandiwara kehidupannya itu mau tidak mau menyatut nama thole and cakep bahkan teman ataupun yang didekatnya sekedar untuk menyelamatkan posisi ataukah nama sang aktor tersebut di depan para kru dan pemain lainnya. Hal yang tersirat pasti ialah sebaik apapun kita bersandiwara akan sangatlah susah dan menjadi kaku apabila aktor utama saling dipertemukan dan sudah barangtentu kebenaran akan terungkap dengan sendirinya.

Kembali ke kisah menuliskan kata emosional dalam sebuah situs social networking itulah kenyataan yang sedang menjangkiti seluruh masyarakat dunia yang melek akan teknologi internet. Demikian halnya yang dialami thole dan cakep...uppss..seketika menulis blog, ada suara tung..tung..ternyata seorang teman dari negeri seberang menyapa via chat gmail. Hhmm..and he say to me :
i have a question for you whenever you have a moment or if you're not working today, let me know and i'll send you an email.

OK. kembali lagi nang ngarep laptop...

Social networking yang pertama kali diikuti oleh thole and cakep ialah FS, kemudian ada beberapa lainnya hingga thole and cakep juga bergabung dengan FB. Hal yang mengejutkan ketika membuka lagi FS milik thole and cakep tampaknya FS tampil dengan lebih lembut dari yang sebelumnya.

Menulis mengenai social networking jadi teringat ketika thole and cakep mengikuti English Day di sebuah Kantor yang bergerak di bidang social responsibility dalam hal kesehatan di salah satu Kota di Negeri Indonesia tercinta ini. Ketika itu seorang kawan yang kini sedang berada di Padang terpilih menjadi leader dalam English Day dan dia memberikan tugas kepada seluruh rekan kerja lainnya untuk mempresentasikan beberapa tema...maaf thole dah agak lupa. Yang masih ada dalam ingatan thole ialah saat itu thole mempresentasikan mengenai tiga hal utama yang menjadi aktivitasnya sehari-hari. Komunikasi melalui handphone, chatting, email, kemudian melalui Blog nya thole and cakep juga berbagi mengenai berbagai hal dari yang sederhana hingga yang tidak rumit dan biasa saja, yang tak kalah lagi ialah Social Networking. Thole and cakep berbagi kepada rekan-rekannya beberapa social networking yang diikuti oleh thole and cakep, mulai dari sejak kapan dan mana saja yang masih aktif digunakan oleh thole and cakep. Penekanan utama yang ingin disampaikan oleh thole and cakep ialah bahwasanya komunikasi itu sangatlah penting, berbagi ide, tulisan, pengetahuan, pengalaman itu tidak ada ruginya yang ada hanya keuntungan lahir batin, kemudian silaturhami di dunia maya seperti social networking dapat membawa dampak yang positif semua tergantung kepada kita sebagai pengguna. Kata seorang bijak, bahwa Kuncinya ialah Pengendalian Diri.

Menulis di sela-sela kesoksibukannya dalam mencari literatur dan belajar dari dunia maya ialah suatu ketenangan batin yang tiada kiranya meskipun selalu dan tak henti-hentinya yang tertulis ialah sesuatu yang tanpa arah dan kurang begitu memperhatikan tata tulis. Tampaknya thole and cakep sangatlah perlu memperdalam metode penulisan yang baik dan benar.

Social networking ??? Sedari tadi kita berbicara social networking, apa sich itu sebenarnya? Langsung saja thole menuliskan "social networking" di google search dan ditemukanlah definisi dari wikipedia.

A social network is a social structure made of individuals (or organizations) called "nodes," which are tied (connected) by one or more specific types of interdependency, such as friendship, kinship, financial exchange, dislike, sexual relationships, or relationships of beliefs, knowledge or prestige.

Berfikir spasial lagi, kira-kira sudah ada ataukah situs penyedia jejaring sosial ini telah melakukan pemetaan para pengguna yang terhubung melalui dunia maya. Mapping for Social Networking ??? Adanya node-node yang terhubung dalam geospasial dunia maya sekiranya hal tersebut dapat dilakukan. Pemetaan Jejaring Sosial yang sudah barangtentu berreferensi kebumian akanlah sangat membantu ita dalam menganalisa sejauh mana para penghuni planet bumi ini berinteraksi satu dengan lainnya, dari satu kota dengan kota lainnya, dari satu provinsi dengan provinsi lainnya, dari satu negara dengan negara lainnya, dari satu benua dengan benua lainnya, semua terhubung melalui sebuah koneksi maya yang mampu menyeberangi samudra nan luas.

Sedang dicari dan sangat diinginkan oleh thole and cakep yakni sesosok bernama "IDE" yang sekiranya dapat membantu thole and cakep dalam memecahkan belajarnya...

Help us to think spatial again...

Geographic Information Science...
Figure 2. Aji Putra Perdana @ geospatial learning office

* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan ajakan geospatial training ala thole cakep*
-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister

Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar