Kamis, 03 September 2009

Start September with the Journey

Start September with the Journey...

Sebuah tulisan yang diawali dengan memberi judul dalam bahasa asing, tetapi menuliskan isi di dalam postingan blognya dalam bahasa Indonesia. Blog post kali ini berjudul "Start September with the Journey..." untuk mencoba memaknai dan bersyukur atas segala nikmat dari Sang Pencipta dan Penguasa Alam Semesta, berikut Bumi dan seisinya.

Memulai selalu dengan Start...coba lihat di depan layar monitor komputer atau laptop Anda, maka apabila menggunakan windows akan dilihat di sebelah kiri..tombol Start. Start sebagai tanda akan memulai dengan program apa kali ini.

Bulan September, thole memulai perjalanan dari Jogja menuju kampung dia tinggal. Berkendara dengan roda dua, berangkat dari Jogja siang hari pukul 14.10 wib dan tiba di gubuknya pukul 18.10 wib. Empat jam lamanya thole berkendara, dengan p*nt*t yang kepanasan, tanpa henti dan terus melaju dengan kecepatan orang jawa yakni "Alon-alon asal kelakon".

Thole menyebut perjalanannya kali ini sebagai perjalanan spatial spiritual, yakni perjalanan yang melintasi ruang dan waktu dalam nuansa bulan suci Ramadhan. Mungkin itu hal yang biasa bagi kita semua, akan tetapi lain halnya dengan thole. Start dia berangkat setelah usai ujian dan cabut dari kampus menuju 159 sebentar dan segera melaju ke titik-titik yang menyatu menjadi rangkaian jalur perjalanannya.

Spatial pun dimulai, yakni terbentuknya sebuah start sebagai titik atau point yang mempunyai posisi absolut sekian x dan sekian y dalam lintang selatan dan bujur timur ataupun dalam suatu Zone UTM, ataupun memiliki posisi relatif yakni 5 kilometer dari NOL kilometer (Kantor Pos Besar) Yogyakarta dan berada di jejaring jalan kaliurang. Titik pemberhentian alias bangjo pun mulai dilalui, berawal dari bangjo perempatan apotik kentungan dan terus melaju menuju ke arah Magelang.

Kota demi kota dilalui, kecepatan naik turun seiring keramaian dan kesepian suasana jalanan dan kendaraan yang memenuhi kapasitas jalan. Melalui penanda kota yakni alun-alun, keramaian kota yakni pasar-pasar, hingga kesunyian alas atau hutan di kanan kiri jalan. Bidang jalan dilalui dari yang datar, naik, turun, bergelombang-gelombang hingga berlubang dan menghentakkan motor dan juga badanku seakan melayang (mungkin karena terlalu ringan...hehe).

Jejaring jalan yang dilalui hanya untuk menuju satu tujuan yakni finish di ujung penantian, sebuah gubuk tempat thole istirahat dan bisa sampai di tempat di saat buka puasa. Merindukan masakan buka puasa ala gubuk thole, so simple and very nice mampu hilangkan dahaga lahir dan batin.

Ketika melalui lintasan sepi sunyi di tengah hutan dengan jalan naik turun bergelombang dan berkelok-kelok, dengan bacaan "awas tikungan tajam". Lantunan suara dari mulut thole mulai bergumam, menyadarkan hati akan keAgungan Sang Mah Pencipta. Syair lagu kehidupan dunia dan akhirat, menjadi teringat kembali dan terkuak memori akan suka duka di September 2 tahun silam.

Two years ago...kala itu thole merasa bahagia dan berharap yang terbaik untuk ke depannya, but suddently...thole mendengar kabar duka...Mbah thole start new journey in the next step of life...Ya Allah tempatkanlah para pendahulu hamba di sisi-Mu...

Hal ini, selalu mengingatkan thole tuk selalu berdoa dan memohon ampunan dari Sang Pencipta.
Happiness and Sadness menjadi satu, bagai sekeping mata uang logam dengan dua sisinya yang tak terpisahkan.

Start September with the Journey...thole menulis dengan tujuan akhir di tulisannya untuk mengajak diri thole sendiri melayang secara spatial spiritual. Dimanapun thole berada, kamu ada karena ada awal dan akhir...akhir adalah awal untuk sesuatu yang akan menjadi akhir pula kelak. Melakukan menajemen perjalanan spatial spiritual dengan menuju ke arah akhir yakni kebahagian hakiki butuh perjuangan dan doa tiada henti. Tanamkan keyakinan dalam diri that you can do it and Allah SWT always be with us...BERGERAK dan terus BERGERAK !!!

* ini bukan tulisan geospatial, tapi renungan berfikir dan imajinasi geospatial ala thole cakep*

-end-


"Don’t be silent, do something and smile for Planet of Earth”
by Aji Putra Perdana
"The Transformer of GIS and Remote Sensing“
http://ajiputrap.blogspot.com/

Dancing in A Globalized, Dancing with Love and Peace for Our Planet of Earth”
by My Little Sister


Salam Hangat,

Mencoba berpikir sederhana untuk memecahkan kerumitan dari sebuah problematika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar