Selasa, 07 Oktober 2008

Otomasi Near-Realtime Deteksi dan Pemetaan Banjir Menggunakan Terra Modis

Sebuah paper dalam proceding ACRS (Asian Association of Remote Sensing) 2004 yang kalau tidak salah dilaksanakan di Chiang Mai, Thailand. Paper tersebut penulis dapatkan sewaktu browsing menggunakan keyword Modis dan Flood Detection dan di dapat melalui GISdevelopment.net, yang kemudian mengarah ke alamat http://www.aars-acrs.org/acrs/proceeding/ACRS2004/Papers/CDT04-1.htm.
Dari situs ACRS bisa kita dapatkan berbagai macam paper dari seminar-seminar yang pernah diselenggarakan (http://www.aars-acrs.org/acrs/proceedings.php)

Artikel ini termasuk ke dalam "Data Processing: Change Detection". Hal yang menarik ialah bahwa citra satelit Terra MODIS dengan resolusi 250 meter untuk saluran 1 dan 2, kemudian saluran 3-7 diresample dari 500 meter ke dalam resolusi 250 meter. Dengan menyamakan resolusi spasial tersebut memudahkan dalam melakukan komposit citra. Setelah komposit tersebut, dilakukan klasifikasi supervised Maximum Likelihood ke dalam tiga kelas : water, forest and cropland(other non-water, non-forest class).
Piksel yang berubah dari kelas non-water ke dalam water mengindikasikan bahwa area tersebut telah terjadi banjir. Sistem ini dibandingkan dengan data MODIS dan juga quicklook images SPOT.
Fenomena Banjir merupakan kejadian tahunan yang terjadi di banyak negara di wilayah Asia Tenggara. Oleh karena itu, untuk dapat melakukan deteksi dan pemetaan banjir sangat baik apabila memanfaatkan citra dengan resolusi harian yang cukup baik (resolusi temporal) dan juga cakupan spasial yang cukup lebar (luas). Meskipun adanya awan adalah kendala yang dihadapi oleh citra satelit resolusi rendah, seperti MODIS.
Zhan et al (2002)* menggunakan MODIS 250m bands untuk deteksi perubahan landcover seperti floods (banjir), deforestation dan burnt scars.

*Zhan X, Sohlberg R A, Townshend J R G, DiMiceli C, Carroll M L, Eastman J C, Hansen M C, DeFries R S, 2002. Detection of land cover changes using MODIS 250m data. Remote Sensing of Environment, Vol 83, pp 336-350.

Berikut cuplikan abstrak dari paper "Otomasi Near-Realtime Deteksi dan Pemetaan Banjir Menggunakan Terra Modis"


Automated Near-Realtime Flood Detection and Mapping Using Terra Modis


http://www.aars-acrs.org/acrs/proceeding/ACRS2004/Papers/CDT04-1.htm

John LOW, Soo Chin LIEW, Leong Keong KWOH
Centre for Remote Imaging, Sensing and Processing (CRISP)
National University Singapore
Blk. SOC1 Level 2, Lower Kent Ridge Road, Singapore 119260
Fax: (+65) 7757717
E-mail: crslkkj@nus.edu.sg, crslsc@nus.edu.sg, crsklk@nus.edu.sg

ABSTRACT
A prototype of a near-realtime flood mapping system using TERRA MODIS is being described. This system uses the seven shortwave bands of MODIS with Bands 1 and 2 at 250m and Bands 3 to 7 resampled from 500m to 250m resolution. Having all the bands at the same resolution will help facilitate compositing of the data, visualisation and classification of the data. The seven shortwave bands undergo atmospheric correction, cloud and shadow filtering. The 'good' pixels are composited from Day 1 of each month upto the end of the month over the area of interest. The compositing algorithm preferentially chooses water pixels over the composite period. A supervised Maximum Likelihood scheme classifies the resulting composite to three classes, namely, water, forest and cropland(other non-water, non-forest class). The classified image is compared to another such image of the normal season. The pixels that have changed from a non-water class to the water class indicate high confidence that flooding has occurred. The system was tested with MODIS data over Cambodia and selected SPOT quicklook images were used as ground truth.

-------------------------------------------------------------------------------------


Semoga artikel tersebut di atas, memacu kita untuk selalu belajar dan mengexplorasi citra satelit MODIS untuk berbagai kajian...
selain untuk kajian oseanografi, untuk kajian daratan juga bermanfaat,,dengan indeks vegetasi nya MODIS (EVI dan NDVI), untuk klasifikasi landuse/landcover, bahkan untuk deteksi banjir, selain itu juga bisa untuk kajian atmosferik,,,
InsyaAllah lain waktu..kita akan sharing mengenai pemanfaatan MODIS untuk kajian kebumian baik darat,laut maupun atmosfer..

Majulah Geograf Indonesia...Majulah masyarakat SIG dan Penginderaan Jauh Indonesia :)



nice to share :)

keep study and spirit..

salam hangat,

Aji Putra Perdana
ajiputrap.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar