Senin, 14 Juli 2008

Geodatabase ArcGIS

ArcGIS 9.x dengan geodatabase-nya merupakan sebuah langkah gebrakan dari sebelumnya (ArcView 3.x) dalam manajemen data spatial dan atributnya, baik vektor maupun raster.

Geodatabase adalah sebuah wadah untuk obyek data geografis dan seringkali dianggap juga sebagai workspace.


GEODATABASE mewadahi :
1. Tabel --> menyimpan obyek non-spasial (informasi tabular), seperti tabel pemilik lahan, tabel jumlah penduduk, kepadatan penduduk, dsb.
2. Feature Classe --> kumpulan dari obyek spasial:titik,garis,area (poligon).Bisa juga untuk menyimpan feature anotasi, dimensi, rute.
3. Feature Dataset --> tempat/wadah untuk feature class yang memiliki referensi spasial sama. Dataset ini perlu apabila kita ingin membuat network dan topologi.
4. Relationship classes --> mengatur hubungan tematik antara tabel, feature classes, atau kedua-duanya. Mendukung integrasi antara origin data dan destination class.
5. Geometrik Netwrok --> hubungan topologi khusus antara titik dan garis yang digunakan untuk analisa pada alur sistem jaringan langsung.
6. Topologi --> hubungan spasial antara feature classes yang digunakan untuk menentukan dan memperbaiki kesalahan(error) spasial, seperti parcel yang overlap satu sama lain atau yang tidak berada dalam batas wilayah.
7. Raster Dataset --> data grid yang diturunkan dari berbagai sumber format (IMG, JPEG, dll)
8. Raster Catalog --> tabel dari kumpulan data raster
9. Survey Dataset --> menyimpan informasi survey dan menggabungkan data survey dalam proyek dan banyak proyek ke dalam folder proyek.
10. Toolboxes --> berisi tool-tool geoprocessing
11. Behaviour Rules --> dapat dibuat untuk mendefinisikan atribut legal,relation, topologi, koneksi.

sumber: esri.com dan ArcGIS Dekstop Help

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar