Senin, 26 Mei 2008

arcgis untuk image processing

Apa itu ArcGIS???
dah banyak yang tau kali ya...hehe
definisi kerennya dari ESRI, mengatakan bahwa ArcGIS (dalam basa inggrisnya):

ArcGIS is a complete system for authoring, serving, and using geographic information. It is an integrated collection of GIS software products for building and deploying a complete GIS wherever it is needed—on desktops, servers, or custom applications; over the Web; or in the field.

ArcGIS tuch ampuh nie...
selain untuk data vektor, bisa juga tuk pengolahan data raster (misal: citra satelit ....)
untuk pengolahan citra, di ArcGIS bisa memanfaatkan:
1. georeferencing (untuk register ato koreksi geometrik citra)
2. koreksi radiometrik, klo di ENVI bisa pake bandmath, di ErMapper pake einstein (E=MC2), di ArcGIS bisa pake ekstensi Spatial Analyst --> Raster Calculator, bisa juga pake arctoolbox yakni Spatial Analyst Tools--Map Algebra.
3. untuk melakukan pemotongan citra sesuai yang diinginkan (mis: batas admin) bisa menggunakan Spatial Analyst Tools--Extraction--Extract By Mask.
4. Saking ampuhnya...di ArcGIS ini juga ada kemampuan untuk filter low dan high, bahkan ada untuk generalisasi yakni majority filter..(semua di Spatial Analyst Tools)
5. untuk klasifikasi terselia dan tidak terselia pun, tersedia di ArcGIS dengan klasifikasi yang dipake Maximum Likelihood (terselia) dan Iso-Cluster (tidak terselia)...lagi2 tools tersebut ada di Spatial Analyst..silahkan coba dech,,,
6. selain pemrosesan "sederhana" yang disediakan oleh ArcGIS tersebut, untuk aplikasi data DEM...misalnya, pemanfaatan data DEM untuk watershed..
7. interpolasi dengan ArcGIS bisa dilakukan dengan Spatial Analyst TOols--Interpolation, atopun dengan ekstensi Spatial Analyst...
8. Surface Analyst juga bisa euy...bikin kontur, slope, aspek hadap lereng, atopun cut and fill.
9. selamat mencoba2 ya..
ga ada salahnya mencoba software GIS tuk pengolahan raster...toch ada fasilitasnya..

btw jangan lupa setting environmentnya..untuk pengaturan sistem koordinat, penyimpanan data,bahkan resolusi spatial untuk output filenya..

Environment di Tools--Option--tab Geoprocessing, pilih Environment..ato klik kanan di kotaknya arctoolbox, pilih Environment.atur General Setting dan Raster Analysis Setting.
Untuk di ekstensi Spatial Analyst, pengaturan direktori kerja, mask, cakupan dan ukuran cell ato resolusi spasial citra/raster ada di Spatial Analyst--Option.

sekali lagi...semangat9x..
keep study..

GIS'er cakep 'n Raster maniax...

peace :)

Jogja, 26 05 2008

2 komentar:

  1. bagus mas....
    ditunggu tips2 dan trik selanjutnya dari pak editor.

    sukses.

    BalasHapus