Rabu, 25 Juli 2007

remote sensing and argo float

Kajian Suhu Permukaan Laut

BERDASARKAN ANALISIS Data Penginderaan Jauh

Dan Data Argo Float

DI SELATAN PULAU JAWA, PULAU BALI

DAN KEPULAUAN NUSA TENGGARA

Oleh

Aji Putra Perdana

01/150437/GE/05055

INTISARI

Kajian suhu permukaan laut sangatlah penting karena dapat menjelaskan berbagai gejala laut. Citra penginderaan jauh NOAA-AVHRR dan Aqua MODIS dapat dimanfaatkan untuk penentuan suhu permukaan laut dengan resolusi harian yang cukup baik dalam mengamati perubahan kondisi laut yang dinamis. Teknologi kelautan melahirkan Argo Float (the Array for Real-time Geostrophic Oceanography - Float) yang mengkombinasikan metode pengukuran ­in situ dengan sistem satelit untuk mengirim data profil suhu dan salinitas hingga kedalaman 2000 meter secara near real-time.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji suhu permukaan laut berdasarkan analisis citra NOAA-AVHRR dan Aqua MODIS serta menyajikan kondisi suhu permukaan laut berdasarkan analisis data penginderaan jauh dan data Argo Float. Citra NOAA-AVHRR level 1B diolah dengan formula suhu permukaan laut Mc Millin & Crosby. Citra Aqua MODIS level 1B diolah menjadi level 2 menggunakan software Seadas 4.8 untuk mendapatkan suhu permukaan laut. Data Argo Float diolah dengan software Ocean Data View versi 3.0.1. untuk mendapatkan profil suhunya dan suhu lapisan teratas diasumsikan sebagai suhu permukaan laut dari Argo Float.

Hasil penelitian menunjukkan sebaran suhu permukaan laut NOAA-AVHRR menunjukkan hasil yang relatif lebih rendah dibandingkan suhu permukaan laut Aqua MODIS. Berdasarkan perbandingan di 9 lokasi sampel diperoleh variasi beda suhu dari 2,470C hingga 7,480C. Perbandingan data penginderaan jauh dengan data Argo Float yakni suhu permukaan laut Aqua MODIS relatif lebih tinggi dari data Argo Float dengan beda suhu 0.010C hingga 3,470C atas dasar perbandingan pada 9 lokasi sampel, sedangkan suhu permukaan laut NOAA-AVHRR lebih rendah dari data Argo Float sekitar 1,790C hingga 4,810C di 21 lokasi sampel.

Kesimpulannya bahwa data penginderaan jauh hanya mampu mengukur suhu pada lapisan permukaan atas, sedangkan suhu permukaan laut Argo Float digunakan suhu pada lapisan teratas dan merupakan lapisan campuran yang relatif hangat. Oleh karena itu, terdapat perbedaan hasil pengukuran suhu permukaan laut dari keduanya.

Kata Kunci: suhu permukaan laut, penginderaan jauh, argo float

http://www.argo.ucsd.edu/FrComplete_float_bib.html
http://www.esnips.com/doc/
397b95ea-058c-4645-98aa-df28082b9d65/SKRIPSI_AJI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar