Kamis, 26 Juli 2007

ARGO FLOAT (2)

Pengolahan Data Argo Float

Langkah-langkah dalam mengolah data Argo Float adalah sebagai berikut:

1. Menentukan daerah (area of interest) yang akan diteliti, misalnya pada research saya meliputi wilayah yaitu dari 105 derajat BT hingga 127 derajat BT dan 5 derajat LS hingga 15 derajat LS.
2. Download data Argo dari salah satu Argo Data Centre (GODAE Webserver) dan tidak langsung mengambil data dari GTS.
3. Melakukan kompilasi data-data yang terdapat pada daerah tersebut (misal, dengan data penginderaan jauh (MODIS, NOAA, dsb))

Format data dari Argo Float adalah: NetCDF (network Common Data Form).
Format ini merupakan “interface for array-oriented data access and a freely-distributed collection of software libraries for C, Fortran, C++, Java, and perl that provide implementations of the interface”.
Salah satu software yang dapat digunakan untuk membaca format netCDF ini yaitu ODV (Ocean Data View).

Dalam Kajian yang saya lakukan (skripsiku), data download Argo Float dalam format *.nc dibuka dengan ODV, kemudian diolah untuk memperoleh profil temperatur dari Argo Float. Profil temperatur tersebut dibaca suhu pada kedalaman permukaan sebagai suhu permukaan laut dari Argo Float. Posisi Argo Float diplotkan pada citra berdasarkan pada koordinat masing-masing Argo Float. Setelah itu, dicari nilai suhu permukaan laut berdasarkan posisi Argo Float pada citra NOAA-AVHRR dan Aqua MODIS. Perolehan nilai suhu permukaan laut ini untuk dibandingkan dengan data suhu permukaan laut dari Argo Float.

Sumber: Perdana, A.P., (2006). Kajian Suhu Permukaan Laut Berdasarkan Analisis Data Penginderaan Jauh dan Data Argo Float di Selatan Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Kepulauan Nusa Tenggara, Skripsi, Fakultas Geograf UGM, Yogyakarta.
(
http://www.esnips.com/doc/397b95ea-058c-4645-98aa-df28082b9d65/SKRIPSI_AJI)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar